Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Lawan Intoleransi di Bogor, Beberapa Elemen Masyarakat Deklarasikan ANAS – GETOL

Published 21/11/2015 5 Min Read
Share
5 Min Read
SHARE

deklarasi-Anas-GetolBogor, LiputanIslam.com – Sejumlah elemen masyarakat di kota Bogor, Jawa Barat, mendeklarasikan Aliansi Nasionalis Gerakan Toleransi (ANAS – GETOL) di Taman Topi, Jl. Kapten Muslihat, Bogor, Jumat (20/11). Deklarasi dilakukan sebagai bentuk perlawanan mereka terhadap adanya upaya kelompok intoleran untuk eksis di kota Bogor guna menebar kegaduhan dan keresahan masyarakat di kota hujan ini.

Dalam deklarasi itu dinyatakan bahwa ANAS – GETOL dibentuk juga sekaligus sebagai reaksi tegas terhadap tindakan Walikota Bogor Bima Arya melarang warga Muslim Syiah mengadakan peringatan Asyura di kota ini, hingga kemudian dijadikan kesempatan oleh kelompok intoleran Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) untuk eksis dan menebar kebencian di kota ini.

Kondisi ini kemudian membuat status kota Bogor terpuruk sebagai kota yang paling intoleran di antara 94 kota di Indonesia, berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Setara Institute.

Sebagaimana dilansir Kupasmerdeka.com, deklarasi ANAS – GETOL diikuti oleh beberapa elemen antara lain GP Ansor, GMNI Bogor Raya, Kujang Lima, Jaringan Aktivis ProDEM, Persatuan Mahasiswa Kota Bogor, Himpunan Mahasiswa ISLAM (HMI), Forum Mahasiswa Bogor, Komunitas Pengurus Terminal Baranangsiang, Barisan Pemuda PAN, ALMISBAT, IPABI dan Koalisi Rakyat Menggugat.

Hadir memberikan orasi pada acara tersebut antara lain Ketua GP Ansor Kota Bogor Rahmat Imron Hidayat, Pengurus PCNU Bogor Abdul Fatah, budayawan Kujang Lima dan Koordinator deklarasi Kemal Salim dan Ketua Yayasan IPABI Abdullah Assegaf.

Ketua GP Ansor Kota Bogor Rahmat Imron Hidayat alias Kang Romi dalam orasinya ketika membacakan surat deklarasi menyatakan pihaknya tidak akan tinggal diam jika ada kelompok yang dengan mengatasnamakan agama bermaksud merusak kerukunan masyarakat Bogor.

Sementara itu Koordinator deklarasi Kemal Salim dalam orasinya menyatakan, “Surat Edaran yang semula hanya melarang perayaan Asyura pada hari itu telah mendorong sekelompok intoleran yang bergabung dalam Aliansi Nasional Anti Syiah atau ANNAS untuk mendukung keputusan tersebut. Sikap intoleran tampaknya semakin kuat di kota Bogor, karena pasca surat Edaran, pada tanggal 22 November 2015 akan dideklarasikan ANNAS di kota Bogor. Pemerintah kota Bogor yang seharusnya menjadi representasi negara untuk melindungi semua kelompok agama ternyata dinodai dengan sikap Walikota yang tidak berdiri di atas konstitusi… Malah sebaliknya walikota telah berpihak kepada kelompok anti toleransi.”

Usai deklarasi, para peserta deklarasi ANAS-GETOL mendatangi gedung DPRD Kota Bogor dan bertemu dengan beberapa anggota DPRD di ruang rapat untuk menyampaikan aspirasi mereka. ANAS-GETOL meminta agar DPRD dan Pemerintah lebih waspada terhadap gerakan kelompok intoleran yang berniat membawa konflik Timur Tengah ke Indonesia. Mereka juga meminta DPRD supaya mendesak Muspida kota Bogor tidak mengizinkan ANNAS untuk melakukan aktivitas di kota Bogor, karena dianggap sangat berbahaya.deklarasi-Anas-Getol2

“Kalau negara tidak hadir, BANSER NU akan hadir,” tegas Kang Romi.

Menanggapi itu, perwakilan dari anggota DPRD berjanji akan menyampaikan surat deklarasi ANAS-GETOL kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti dalam waktu yang singkat karena acara ANNAS akan diadakan pada hari Minggu (22/11).

Mengenai deklarasi kelompok intoleran ANNAS, pengurus PCNU Abdul Fatah meluapkan amarahnya dengan menegaskan, “Kami tidak terima kota Bogor disebut kota intoleran… Kalau pemerintah kota Bogor tidak membubarkan deklarasi ANNAS, maka kami yang akan membubarkannya!”

Sebelumnya, Walikota Bogor Bima Arya sendiri yang namanya dicatut sebagai keynote speaker pada acara pengukuhan dan pelantikan pengurus Aliansi Nasional Anti-Syiah (ANNAS) justru mengaku tidak akan mengizinkan acara itu. Dia juga menyayang selebaran ANNAS yang memajang nama dan fotonya sebagai pembicara.

“Tidak benar isi selebaran itu, saya tidak pernah memberi konfirmasi akan hadir,”katanya, seperti dilansir Tempo.

Dia mengingatkan dalam situasi saat ini sangat penting menjaga kebersamaan dan menguatkan silaturahmi.

Menurut Tempo, Bima juga telah mengaku telah belajar dari keputusannya membuat edaran larangan peringatan Asyura yang ternyata memicu kegaduhan. Dia bahkan mengakui larangan itu melanggarkan konstitusi.

“Dalam konteks dimensi dan ruang yang lebih luas, larangan itu melanggar konstitusi,” katanya. (mm)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account