Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Kisah Dokter Riny, Mengabdi di Papua

Published 19/07/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

dr RinyJayapura, LiputanIslam.com–Tingkat kesehatan Papua dinilai masih buruk, terutama dalam empat hal, yakni kesehatan ibu dan anak dan gizi masyarakat, penyakit menular malaria, tuberculosis (TB), dan HIV-Aids. Berdasarkan hasil riset kesehatan nasional dan daerah yang dilakukan pada tahun 2013, angka kematian ibu dan anak di Papua dan Papua Barat merupakan yang tertinggi di Indonesia.  Penelitian lain menyebutkan bahwa resiko malaria seringkali infeksinya telah dimulai saat lahir dan tanpa disengaja, dan menjadi faktor mortalitas (angka kematian) ibu dan anak di Timika.

Sejumlah dokter muda tergerak untuk mendarmabaktikan kemampuan medis mereka di Papua. Sudah beberapa bulan ini dr Riny Sari Bachtiar, MARS dan kawan-kawannya yang tergabung dalam doctorSHARE menjalani program Dokter Terbang di pedalaman Papua.

Sebenarnya wilayah yang disinggahi dr Riny dan kawan-kawan itu bukan sama sekali tak tersentuh sarana dan prasarana kesehatan. Puskesmas dan Posyandu juga sudah ada di titik yang dianggap ‘dekat’ dengan lokasi, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

“Pukesmas juga ada di sana, tetapi memang kondisinya cukup memprihatinkan. Ada dipan, tetapi tidak ada kasurnya. Jadi langsung kayu begitu saja,” kata dr Riny, seperti dikutip detikcom, Jumat (10/7/2015).

Masalah lain adalah ketersediaan obat-obatan yang seadanya. Itulah yang membuat dr Riny mencetuskan ide dokter terbang, sehingga pelayanan kesehatan dapat terbarui beberapa bulan sekali.

“Kemudian juga ada Posyandu di sana. Puji Tuhan, mereka terbantu dengan adanya itu,” ungkap Riny.

Tugas para dokter terbang bukanlah untuk menggantikan tenaga medis yang ada. Mereka terbang ke wilayah itu sekedar untuk membantu masyarakat.

“Kita enggak mau mengganggu rutinitas yang ada. Niat kami hanya membantu saja di sana, dan bila memang masih ada kekurangan maka kami tak mau sok menggurui,” tutur dr Riny.

Padahal ada cukup banyak penyakit yang menhantui masyarakat Intan Jaya. Penyakit terbanyak adalah ISPA hingga patah kaki. Riny pun mengakui bahwa mereka juga memiliki keterbatasan dalam membawa alat-alat. Meskipun mungkin belum maksimal,  namun upaya mulia dr Riny mendapatkan sambutan dari masyarakat. Mereka terus meminta agar dr Riny dan kawan-kawan rutin datang ke Papua dan bahkan menetap di sana.(dw)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account