Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Hukuman Mati Penjahat Narkoba Dikecam, ini Jawaban Presiden Jokowi

Published 28/04/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Jokow-Widodo-Jokowi1Jakarta, LiputanIslam.com – Protes dan kecaman terhadap pelaksanaan eksekusi mati bagi para pelaku kejahatan narkoba belum juga reda. Atas nama hak asasi manusia, hukuman mati dianggap sebagai sesuatu yang kejam. Tak heran jika akhirnya, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara. Menurut Jokowi, publik seharusnya paham dengan dampak yang ditimbulkan narkoba pada generasi muda Indonesia selama ini. Sebab, setiap hari narkoba merenggut nyawa generasi penerus bangsa.

“Pers harus menjelaskan itu. Setiap hari 50 generasi muda kita mati karena narkoba. Kalau dihitung setahun 18.000 orang. Itu harus dijelaskan,” tegasnya, seperti dilansir Jpnn, 28 April 2015.

Jokowi menambahkan, jika pers hanya menulis soal terpidana mati, masyarakat tidak akan tahu banyaknya dampak narkoba di Indonesia. Karenanya, pers juga perlu memberitakan para korban narkoba.

“Jangan kamu jelaskan yang dieksekusi, jelasin dong nama 18.000 itu siapa aja, tulis di media. Setiap tahun meninggal siapa, siapa, dan siapa. Baru merasakan,” imbuhnya.

Jokowi juga mengimbau agar orang yang menentang hukuman mati pagi penjahat narkoba untuk mendatangi tempat rehabilitasi narkoba. Di tempat rehabilitasi, kata dia, bisa dilihat fakta tentang pemakai narkoba yang tersiksa karena kecanduan.

“Coba pergi ke tempat rehabilitasi dan lihat yang narkoba, yang berguling, meregang, teriak-teriak. Cari informasi tentang itu. Dan jangan dibandingkan satu dengan 18.000 orang yang jadi korban,” ujarnya.

Soal hukuman mati untuk kasus narkoba, Presiden Jokowi mengaku pemerintah dan penegak hukum masih konsisten. Oleh karena itu ia memastikan tidak akan ada yang menghalangi eksekusi hukuman mati

“Soal itu saya tidak akan mengulang lagi. Itu kedaulatan hukum. Indonesia serius perang terhadap narkoba. Sangat serius,” tandasnya.

Rencananya, besok, Rabu dini hari, sembilan terpidana narkoba akan dieksekusi mati di LP Nusa Kambangan. Kejaksaan Agung telah mengeluarkan surat putusan, dan pihak-pihak terkait telah menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk pelaksanaan eksekusi.

Selain dari dalam negeri, penentangan eksekusi mati ini juga datang dari luar negeri. Pemerintah negara-negara terpidana mengecam keras eksekusi ini dan mengancam bahwa hal ini akan berdampak buruk bagi hubungan Indonesia dengan negara terkait.

Hanya saja, fakta di lapangan terlihat berbeda. Brasil misalnya, telah menarik kedutaan besarnya dari Indonesia setelah warganya dieksekusi beberapa bulan yang lalu. Meski demikian, investor asal Brasil tidak terpengaruh, dan tetap menanamkan modalnya di Indonesia, yaitu di bidang peternakan. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account