Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Letakkan Senjata, Mantan Jihadis Buka Usaha Kuliner

Published 09/04/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

say_no_alshabaab-620x330Jakarta, LiputanIslam.com — Di masa lalu, Yusuf pernah berperang di Filipina Selatan membantu perjuangan Moro Islamic Liberation Front (MILF). Lalu setelahnya, ia terlibat konflik Poso hingga akhirnya dibekuk Densus 88 pada 9 Juli 2003 di Semarang dengan tuduhan memasok senjata ke Poso. (Baca tulisan sebelumnya: Mantan Jihadis, Tolak Bergabung Dengan ISIS)

Bergelut dengan dunia radikalisme yang membuatnya divonis 10 tahun penjara. Ia bebas setelah menjalani hukuman 5,5 tahun di Lapas Kedungpane Semarang dan menjalani pembebasan bersyarat.

Kini, ia bermetamorfosa menjadi seorang pengusaha rental mobil dan warung makan Dapoer Bistik di Solo. Pria yang dulu piawai menarik pelatuk senjata sejenis AK-47, kini piawai menjalankan bisnis restoran dan sewa mobil.

“Dengan kehidupan sekarang, sudah bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari, menyekolahkan anak. Kalau beli rumah, belum,” ujar dia.

Yusuf akhirnya bertemu dengan Noor Huda Ismail pendiri Yayasan Prasasti Perdamaian (YPP). Di sana, ia dan beberapa mantan jihadis diarahkan untuk berwirausaha sebagai konsep kembali ke masyarakat. Pilihannya jatuh pada bisnis kuliner.

“Di sana (YPP) kami diberi kesempatan untuk jadi bos. Kami harus me-manage sendiri, mulai dari konsep makanan hingga bisnis,” jelasnya.

Pada akhir 2010, ia dan beberapa rekannya mendirikan Dapoer Bistik Semarang yang bertahan hingga tiga tahun. Di sela-sela itu, ia sempat membuka warung roti dan mie ayam. Namun tidak ada yang bertahan. Ketika melihat peluang bisnis di Solo, ia pun memilih membuka Dapoer Bistik di sana.

Warung di Solo inilah yang justru bertahan dan berkembang hingga sekarang. Jumlah karyawannya mencapai 12 orang. Tiga orang di antaranya mantan jihadis. Lalu ia juga mengkredit tiga mobil untuk direntalkan.

Namun Yusuf tidak menampik bahwa menjauhi dunia radikalisme tidaklah mudah. Tangan yang terbiasa dengan senjata kini harus bergelut dengan pisau dapur. Tidak hanya itu, terkadang rekan jihadis pun mencibir atau mengejeknya.

“Ada yang bilang teroris kok masak, yo ngebom. Kalau ditanya diajak gabung lagi, ya mesti. Itu hal yang lumrah. Tapi saya tidak hendak gabung lagi,” kenangnya.

Saat ini, pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah perekrutan WNI untuk bergabung dengan kelompok-kelompok teroris. Selain mengetatkan imigrasi, pemerintah juga akan terus memantau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berada di Timur Tengah. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account