Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Tokoh Islam dan Budha Bahas Ekstrimisme di Yogyakarta

Published 03/03/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

YogyakartaYogyakarta, LiputanIslam.com — Pada tahun 2014, Wahid Institute menempatkan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai daerah intoleran nomor dua se-Indonesia, akibat banyaknya kasus intoleransi dan pelanggaran kebebasan beragama sepanjang 2014. Selama tahun 2014, tercatat ada 21 kasus intoleransi dan pelanggaran kebebasan beragama yang dilakukan di Yogya, meningkat drastis dari tahun 2013 yang hanya pernah terjadi satu kasus serupa. Sedangkan urutan teratas, ditempati oleh Jawa Barat,  dengan 55 kasus pelanggaran.

Peneliti dari Wahid Institute, M. Subhi Azhari mengatakan bahwa dari 21 kasus yang dilakukan di Yogyakarta, 11 diantaranya adalah kasus antara Islam dan Kristen, seperti penyegelan gereja, pelarangan perayaan Paskah bersama di Gunungkidul dan serangan di rumah Pendeta Rosario.

Yogyakarta harus kembali kepada khittahnya, sebuah kota yang toleran dan damai. Dan hari ini, sebanyak 30 tokoh Muslim dan Buddha sedunia bertemu di Yogyakarta. Mereka berkumpul bersama untuk membahas masalah ekstrimisme dan perdamaian. Bertindak sebagai tuan rumah acara ini adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi). ‎

“Ini merupakan pertemuan puncak, tokoh-tokoh Muslim dan Buddha,” ujar Ketua Umum MUI Din Syamsuddin di sela-sela acara yang bertema “Overcoming ‎Extremism and Advancing Peace with Justice” di Hotel Sheraton, Yogyakarta, Selasa (3/3/2015), seperti dilansir Detik. Sejumlah delegasi berasal dari beberapa negara di antaranya Thailand, Sri Lanka, Norwegia, Bangladesh, dan Malaysia.

Din menyampaikan pertemuan ini bertujuan untuk menyumbangkan sikap saling pengertian di antara dua umat beragama yakni Islam dan Buddha. Mengingat dua agama ini menjadi yang terbesar di kawasan Asia.  “Bahkan 3/5 penduduk Asia adalah Muslim dan Buddha. Oleh karena itu, ini adalah upaya untuk dialog dan kerjas ama,”‎ ujar Din.

Menurutnya, pertemuan antar umat beragama selama ini lebih sering mempertemukan agama-agama langit. “Kan ada agama yang lahir dari pemikiran yang dalam, seperti Sinto, Buddha, jarang terjadi,” katanya.

Hadir di acara ini ‎Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemenag Abdul Rahman Mas’ud, Ketua Komisi Kerukunan Umat Beragama MUI Slamet Effendy Yusuf, dan Wakil Menlu Abdurrahman Mohammad Fachir.

Bagian dari Forum ini adalah Muhammadiyah, International Network of Enganged Buddhists (INEB), International Movement for a Just World (JUST), dan Religions for Peace (RfP).

‎Acara ini akan berlanjut hingga besok Rabu (4/3/2015). Semua peserta pertemuan ini besok pagi akan bertolak ke Candi Borobudur untuk membacakan hasil pertemuan ini. “Besok pagi semua peserta akan dibawa ke Borobudur untuk menyatakan pernyata‎an bersama,” tutup Din. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account