Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

8 Wanita Lansia Belajar Merakit Alat Elektrik dan Memanen Air Hujan di India

Published 22/12/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

rooftop rain water harvesting

LiputanIslam.com – Banjir pada musim hujan merupakan pemandangan yang sudah biasa. Terutama di kota-kota besar dan padat penduduk seperti Jakarta dan Bandung. Para pemimpin daerah malah berpikir untuk membuat ribuan sumur resapan yang diperkirakan akan menghabiskan anggaran miliyaran rupiah.

Berbeda dengan yang dilakukan oleh pemerintah India melalui Wadah Foundation Anie Hashim Djojohadikusumo yang memelopori untuk mendidik delapan perempuan desa berpendidikan rendah dari wilayah timur Indonesia, bahkan ada beberapa yang buta aksara, untuk merakit alat elektrik tenaga surya (solar electriction) dan tempat penampungan air hujan permanen (rooftop rain water harvesting) seperti dilansir dari sindonews.com.

8 wanita lansia tersebut mendapatkan pelatihan langsung secara gratis selama enam bulan di Tilonia, Jaipur, India. Pelatihan yang berlangsung sejak tanggal 16 September 2013 hingga 14 Maret 2014 itu merupakan kerjasama antara Wadah Foundation dengan Barefoot College.

Para perempuan tersebut berasal dari desa binaan Wadah Foundation di Wilayah Indonesia bagian Timur. Tiga desa berasal dari Flores yakni desa Koa, Teka Iku, Nangahure, dan Wuring. Sementara satu desa lainnya yaitu Desa Kua yang berada di Kupang NTT.

Desa-desa terpencil tersebut rata-rata belum mendapatkan listrik, sebagian besar berpendapatan rendah dan sangat terpencil dari kota besar.

Untuk mengajak 8 wanita lansia ini tidak mudah pada awalnya. Program gratis Indian Technical Economic Cooperation (ITEC) sempat mereka curigai sebagai kedok penjualan manusia ke luar negeri. Namun setelah diberikan pemahaman akhirnya mereka mau megikuti pelatihan selama 6 bulan di India.

“Kami pilih perempuan yang usianya cukup tua, karena setelah mendapatkan pendidikan, mereka tidak akan keluar dari lingkungannya. Sebaliknya, wanita muda dan laki-laki, usai mendapatkan pendidikan, langsung keluar dari lingkungan,” beber Duta Besar India untuk Indonesia Gurjit Singh.

Pengalaman tersebut menunjukkan apa sebenarnya yang paling dibutuhkan oleh desa terpencil agat mereka mandiri dengan bantuan pendidikan dan pemberdayaan sdmnya. Dengan begitu mereka pulalah yang membagun kembali desanya setelah mendapatkan pendidikan yang singkat namun benar-benar diperlukan di daerahnya.

Konsep tersebut bisa diadopsi oleh beberapa pemerintah daerah dalam mendidik warganya dalam mensikapi hujan yang kerap kali mengakibatkan banjir. Pendidikan memang sangat melelahkan namun dampaknya akan dirasakan lebih lama dan lintas generasi jika dibandingkan hanya sekedar membangun sumur resapan yang efektifitasnya mungkin hanya dirasakan dalam waktu singkat. (fie)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account