Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

GKR Hemas: Mengapa Penghina Sultan Tak Dilaporkan?

Published 05/09/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
foto: merdeka.com
foto: merdeka.com

Yogyakarta, LiputanIslam.com–GKR Hemas, istri Sultan Hamengkubuwono X, mempertanyakan sikap LSM Jatisura yang melaporkan Florence Sihombing ke Polda DIY karena dinilai menghina Yogyakarta. Menurutnya, selama ini banyak oknum yang secara terbuka menghina Yogyakarta dan juga memantik kebencian di Yogyakarta seperti yang dituduhkan kepada Florence, tapi tidak ada yang melaporkan penghinaan tersebut ke ranah hukum.

Dia mencontohkan paling tidak ada dua kali secara terang-terangan menyebar kebencian dan juga menghina Sri Sultan HB X.

“Yang pertama ada yang menghina Sultan di masjid, menebar kebencian dan memerangi pluralisme, tidak ada yang melaporkan. Teman-teman ini kemana?” kata GKR Hemas kepada para pelapor Florence, seperti dikutip merdeka.com.

Peristiwa yang dimaksud GKR Hemas adalah pidato Panglima Laskar Jihad, Ja’far Umar Thalib, di Masjid Gede Kauman (8/6/2014) yang menyatakan perang melawan pluralisme. Ia bahkan juga mengecam Sultan yang dianggap selalu menyerukan pluralisme.

“Umat Islam menentang pluralisme. Biarpun Sultan bilang begitu, saya tidak takut kepada Sultan. Meskipun ratusan Kraton bersatu, saya tidak takut,” katanya Ja’far.

Selain itu, pada bulan September 2013, kompleks pemakaman keluarga Keraton Yogyakarta dirusak oleh sejumlah orang bercadar. Selain merobohkan sejumlah nisan, mereka mencorat-coret komplek makam dengan tulisan syirik, haram. (Baca: Antara Yogya dan Timbuktu)

Meski demikian GKR Hemas tidak bermaksud meminta mereka untuk selalu membela Sultan. Minimal mereka juga berani untuk membawa kasus serupa ke ranah hukum. (Baca: Florence dan Wajah Hukum Indonesia)

“Pergerakan teman-teman bukan harus selalu membela Sultan, tapi ada kasus intoleransi yang terjadi dan oknum-oknum yang mencoba merusak Yogyakarta juga dilaporkan, jangan hanya soal media sosial saja,” jelasnya.

Karena itu GKR Hemas berpesan agar kasus Florence ini dijadikan pelajaran bagi semuanya. Dia berharap segenap elemen masyarakat bersama-sama bisa menjaga Yogyakarta yang nyaman.

“Kita jadikan ini pembelajaran bersama, dan mari kita jaga keharmonisan Yogyakarta bersama,” tandasnya.

Pernyataan itu disampaikan GKR Hemas dalam forum perdamaian antara Florence dengan pihak pelapor, LSM Jatisura, di Kraton Kilen, Kamis (4/9) malam.

Dalam pertemuan itu, LSM Jatisura menyatakan memaafkan Florence tetapi tidak akan mencabut laporan mereka. Alasannya,  demi menjaga nama baik kepolisian Polda DIY. Menurut kuasa hukum LSM Jatisura, Erry Supriyanto,  jika ada kasus yang sudah berjalan namun berhenti setelah penyidikan justru akan membawa preseden buruk pada kepolisian. Namun Erry menyatakan siap memberikan surat kepada hakim agar memberikan hukuman seringan-ringannya kepada Florence.(dw)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account