Washington, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al-Saud dalam sebuah wawancara dengan CNN mengatakan hubungan Saudi dengan Israel tidak dapat dinormalisasi selagi belum ada solusi untuk masalah Palestina.
Menanggapi pertanyaan tentang ketidakmungkinan membangun hubungan normal tanpa jalan menuju negara Palestina yang layak, Faisal mengatakan, “Ini adalah satu-satunya cara untuk mencapai hal itu.” Jadi ya, karena kita butuh stabilitas. Stabilitas hanya akan tercapai dengan menyelesaikan masalah Palestina.”
Pernyataan Menlu Saudi tersebut merupakan bagian dari wawancara yang direkam di sela-sela World Economic Forum yang digelar pekan lalu di Davos, Swiss, dan disiarkan CNN pada hari Ahad (21/1).
Dia menyebutkan bahwa fokus Saudi saat ini adalah mengurangi eskalasi konflik di Gaza dan menghentikan jatuhnya korban sipil di sana.
“Apa yang kita lihat adalah bahwa Israel menghancurkan Gaza dan penduduk sipil di Gaza… Hal itu sama sekali tidak diperlukan, dan ini sama sekali tidak dapat diterima dan harus dihentikan,” tegasnya.
Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengumumkan bahwa sejauh ini sebanyak lebih dari 25.000 orang gugur dan lebih dari 62.000 orang terluka akibat serangan Israel yang terjadi setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023. (mm/raialyoum)
Baca juga: