Sanaa, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan pihaknya telah menyerang dua kapal Israel dengan drone bersenjata dan rudal maritim.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigjen Yahya Saree, Ahad (3/12), menyatakan bahwa kapal Unity Explorer dan kapal Number Nine menjadi sasaran setelah keduanya menolak peringatan dari Angkatan Laut Yaman.
Dia mengatakan bahwa kapal Israel pertama menjadi sasaran rudal angkatan laut, dan kapal kedua diserang dengan drone.
“Untuk mendukung bangsa Palestina, kami telah mengganggu jalur kapal musuh Zionis,” katanya.
Saree menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata Yaman akan terus mencegah kapal-kapal Israel melewati Laut Merah dan Laut Arab sampai serangan “terhadap saudara-saudara kami di Gaza terhenti.”
“Hari ini, kita berada dalam perjuangan yang menentukan melawan AS dan Zionis dan kita akan melanjutkannya sampai serangan terhadap Gaza dihentikan,” katanya.
Di pihak lain, juru bicara militer Israel Laksamana Daniel Hagari mengatakan bahwa dua kapal yang diserang di Laut Merah pada hari Minggu tidak ada hubungannya dengan Israel.
“Dua kapal komersial yang menjadi sasaran tembakan rudal hari ini tidak ada hubungannya dengan Negara Israel,” katanya.
Dia mengaku telah mendiskusikan masalah tersebut dengan Komando Pusat AS dan Armada Keenam AS sebelum memberikan pernyataan pers tersebut.
Hagari juga menganggap Iran, yang mendukung pasukan Yaman, bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Sementara itu, perusahaan keamanan maritim Inggris, Ambrey, mengatakan sebuah kapal pengangkut telah ditabrak oleh setidaknya dua drone saat berlayar di Laut Merah, dan satu kapal kontainer lain dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan drone sekitar 101 km (63 mil) barat laut pelabuhan Hodeida di Yaman utara.
Pentagon menyatakan sebuah kapal perang AS dan beberapa kapal komersial diserang di Laut Merah, yang berpotensi menandai eskalasi serangan maritim sejak perang Israel-Hamas dimulai pada 7 Oktober.
“Kami mengetahui laporan mengenai serangan terhadap USS Carney dan kapal komersial di Laut Merah dan akan memberikan informasi tersebut ketika tersedia,” kata Pentagon.
Carney adalah kapal perusak kelas Arleigh Burke. Pentagon tidak mengidentifikasi dari mana serangan itu berasal.
Pasukan Yaman telah meluncurkan drone dan rudal yang menargetkan Israel saat rezim Zionis ini mengebom Gaza.
Seorang pejabat anonim AS mengatakan kepada Associated Press bahwa serangan itu dimulai sekitar pukul 10 pagi di Sanaa, Yaman, dan berlangsung selama sekitar lima jam.
Bulan lalu, pasukan Yaman menyita sebuah kapal pengangkut kendaraan yang juga terkait dengan Israel di Laut Merah di lepas pantai Yaman, dan mereka masih menahan kapal tersebut di dekat kota pelabuhan Hodeida.
Rudal juga mendarat di dekat kapal perang AS lainnya pekan lalu setelah kapal tersebut membantu sebuah kapal yang terkait dengan Israel yang sempat ditangkap oleh orang-orang bersenjata. (mm/almayadeen/aljazeera)
Baca juga: