Teheran, LiputanIslam.com – Angkatan Bersenjata Iran telah menyelesaikan prosedur pengiriman sejumlah pesawat canggih buatan Rusia, termasuk jet tempur Su-35.
Wakil Menhan Iran, Brigadir Jenderal Mehdi Farahi, dalam wawancara dengan Tasnim, Selasa (28/11), mengatakan bahwa prosedur pembelian jet tempur Su-35, helikopter serang Mil Mi-28, dan jet latih Yak-130 telah diselesaikan untuk penggabungannya dengan unit-unit tempur Angkatan Bersenjata Iran.
Farahi menambahkan bahwa tiga pesawat militer canggih tersebut “pasti akan tiba di Iran, dan proses (pengirimannya) sedang berlangsung.”
Dia menekankan bahwa Iran memiliki armada helikopter militer terkuat di kawasan dalam hal kuantitas dan telah meningkatkan kemampuan helikopternya melalui beberapa proyek.
“Di bidang helikopter, kami punya kemampuan yang bagus; itulah mengapa kami adalah yang terbaik di kawasan ini dalam hal kuantitas, namun peningkatan kualitas helikopter menjadi agenda,” ujarnya.
Jet tempur Su-35, yang ditenagai oleh sepasang mesin turbofan Saturn AL-41F1S, mampu mendeteksi target udara hingga jarak 400 km dan dapat melacak 30 target udara dan menyerang delapan target secara bersamaan.
Helikopter serang Mil Mi-28, yang dikenal dengan nama Night Hunter memiliki kecepatan sekitar 320 km/jam dan dilengkapi dengan dua mesin turboshaft yang masing-masing menghasilkan 2.500 tenaga kuda.
Yak-130 adalah jet latih canggih dua kursi subsonik dan pesawat tempur ringan yang awalnya dikembangkan oleh perancang dan produsen pesawat Rusia Yakovlev. Pesawat ini dapat melakukan tugas serangan ringan dan pengintaian, membawa beban tempur seberat 3000 kg.
Iran dan Rusia, sebagai dua sekutu dekat dan strategis, selama beberapa tahun terakhir telah mempererat hubungan mereka di berbagai bidang, termasuk militer dan pertahanan, meskipun mendapat tekanan sanksi berat dari Barat. (mm/presstv)
Baca juga: