Sanaa, LiputanIslam.com – Kelompok pejuang Ansarullah Yaman menegaskan kembali larangan bagi kapal Israel untuk mengarungi Laut Merah. Penegasan ini mereka nyatakan komentar pertamanya atas laporan bahwa satu lagi kapal Israel telah disita oleh orang-orang bersenjata di perairan Aden di bagian selatan Yaman selatan.
Wakil Menteri Luar Negeri pemerintahan sementara, Hussein Al-Ezzi, melalui platform X, Ahad (26/11), menyatakan; “Sanaa tentu lebih peduli terhadap keselamatan navigasi dan lebih menghormati kepentingan dunia, dan ini adalah sesuatu yang kami telah terbukti dalam praktiknya di masa lalu.”
Dia menambahkan;“Kami mengingatkan sekali lagi bahwa navigasi di Laut Merah akan tetap aman untuk semua kapal kecuali kapal milik entitas Israel sampai mereka mengakhiri agresinya terhadap anak-anak dan warga sipil yang tak berdaya di Gaza yang tertindas.”
Sebelumnya hari ini, sumber media melaporkan bahwa pasukan tak dikenal telah menguasai sebuah kapal bernama Central Park yang terkait dengan Israel di Teluk Aden dekat Yaman.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas operasi tersebut, yang terjadi beberapa hari setelah kelompok Ansarullah mengumumkan penyitaan kapal kargo Galaxy Leader milik seorang pengusaha Israel, saat melintasi Laut Merah, dan membawanya ke pantai Yaman sebagai bentuk solidaritas dengan para pejuang Palestina di Jalur Gaza.
Belakangan ini terjadi ketegangan pada pergerakan kapal di berbagai perairan di tengah situasi perang di Jalur Gaza. (mm/raialyoum)
Baca juga: