Beirut, LiputanIslam.com – Dua tentara Israel tewas, dan tiga lainnya luka-luka akibat serangan para pejuang Hizbullah Lebanon yang menyasar situs Hanita di perbatasan Lebanon-Israel (Palestina pendudukan), Rabu (25/11).
Kubu resistensi di Lebanon selatan melaporkan bahwa para mujahidin, pada pukul 15:25 hari ini, Rabu, menyerang situs Hanita dan Al-Bahri dengan peluru kendali dan mengancurkan peralatan artistik dan teknis Israel.
Sebelumnya di hari yang sama, para pejuang juga menyerang barak Avivim , yang berdekatan dengan perbatasan Lebanon-Israel, dan secara langsung menargetkan tank Israel di barak tersebut, membunuh dan melukai anggota awaknya.
Di pihak lain, media Israel juga mengumumkan bahwa empat rudal diluncurkan dari Lebanon menuju wilayah utara Palestina pendudukan, sementara artileri Israel menyerang kota Tayr Harfa di Lebanon selatan.
Sehari sebelumnya, Hizbullah mengaku telah menargetkan situs Israel di Khirbet al-Manara dan barak Branit dengan peluru kendali dan peluru artileri hingga menjatuhkan beberapa korban.
Para pejuang Hizbullah juga menembakkan dua peluru kendali dari Lebanon ke situs Israel Shtola dan pemukiman Al-Manara, di seberang kota Mays Al-Jabal, Lebanon selatan.
Militer Israel pada Rabu malam mengaku mencegat rudal “permukaan ke udara” yang diluncurkan dari Lebanon selatan, untuk pertama kalinya sejak konfrontasi yang pecah pada 7 Oktober.
Juru bicara Angkatan Darat Daniel Hagari dalam sebuah pernyataan singkat yang dilaporkan oleh radio militer mengatakan: “Beberapa waktu yang lalu, pertahanan udara mencegat rudal permukaan-ke-udara yang diluncurkan dari wilayah Lebanon menuju drone tentara Israel.”
Dia menambahkan: “Sebuah pesawat Angkatan Udara merespons dengan mengebom sumber peluncuran rudal di dalam wilayah Lebanon.”
Menurut surat kabar Israel Yedioth Ahronoth, ini merupakan yang pertama kalinya rudal “permukaan ke udara” diluncurkan dari Lebanon, selama perang yang telah berlangsung sejak 7 Oktober.
Pihak Lebanon belum mengeluarkan komentar atas pernyataan Israel tersebut.
Sebelumnya pada hari Rabu, tentara Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan di platform X bahwa pasukannya telah menghancurkan situs militer dan titik pengawas Hizbullah Lebanon.
Selama lebih dari dua minggu, perbatasan Israel-Lebanon dilanda baku tembak antara tentara Israel di satu pihak dan faksi Hizbullah dan Palestina di pihak lain, yang menjatuhkan sejumlah korban tewas dan cedera di kedua pihak. (mm/almayadeen/raialyoum)
Baca juga: