Beirut, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir Abdollahian, memperingatkan kemungkinan terbuka front-front tempur lain yang dipicu oleh kontinyuitas serangan brutal Rezim Zionis Israel terhadap Jalur Gaza.
“Iran terus mendukung perlawanan Palestina dengan kuat, secara politik dan media,” kata Amir-Abdollahian kepada koresponden Al-Mayadeen setibanya di Lebanon pada Kamis malam (12/10).
Dia menambahkan, “Di tengah berlanjutnya agresi , kejahatan perang, dan blokade Gaza, maka terbukanya front lain terhadap Israel merupakan suatu kemungkinan yang nyata.”
Dia juga mengatakan, “Diskusi Iran dengan Arab Saudi berjalan lambat dalam kerangka strategi kami untuk mendukung Palestina.”
Menanggapi serangan Hamas terhadap Israel belakangan ini, Menlu Iran mengatakan, “Operasi Badai Al-Aqsa dilakukan sebagai respons terhadap kejahatan Rezim Zionis.”
Amir-Abdollahian menekankan penolakannya terhadap “pelanggaran yang terus berlanjut terhadap rakyat Palestina.”
“Memutus aliran air dan listrik, dan menyerang warga sipil dari Gaza, adalah kejahatan perang yang dilakukan oleh entitas pendudukan Zionis… Entitas Zionis dan para pendukungnya harus bertanggung jawab atas akibat dari serangan yang terus berlanjut terhadap rakyat Palestina,” tegasnya.
Amir Abdullahian tiba di Beirut, dan diterima oleh delegasi perwakilan Hizbullah dan Gerakan Amal di Parlemen Lebanon, serta perwakilan Hamas dan Jihad Islam Palestina (PIJ) di Lebanon.
Perwakilan Hamas di Lebanon, Ahmed Abdel Hadi, mengatakan , “Kami datang ke bandara Beirut untuk menyambut Menteri Luar Negeri Iran.”
“Atas nama rakyat kami dan kelompok kami di Lebanon, kami berterima kasih kepada Republik Islam Iran atas sikap dukungannya. Menteri Abdollahian datang untuk membela rakyat Palestina dan mendukung perjuangan mereka,” sambungnya.
Duta Besar Iran untuk Lebanon, Mojtaba Amani, mengatakan bahwa kunjungan itu dilakukan dalam konteks perkembangan peristiwa terkini di Palestina, yang sedang diwarnai kekejaman Israel di Jalur Gaza.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani menegaskan bahwa Israel akan mendapat respon yang “menghancurkan” jika bertindak “bodoh” I terhadap Iran. Dia menyangkal tuduhan bahwa Iran berpartisipasi dalam Operasi Badai Al-Aqsa yang dilancarkan Hamas.
Presiden Iran, Ibrahim Raisi, melakukan kontak dengan para pemimpin faksi Hamas dan PIJ menyusul Operasi Badai Al-Aqsa. (mm/almayadeen)
Baca juga: