Riyadh, LiputanIslam.com – Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud dari Arab Saudi dan Putra Mahkotanya, Mohammed bin Salman, secara terpisah menerima surat dari Presiden Iran Ebrahim Raisi, yang menekankan pengembangan hubungan bilateral antara Teheran dan Riyadh di berbagai sektor.
Menurut berita Saudi, SPA, dua surat terpisah itu diterima Menteri Luar Negeri Saudi Faisal bin Farhan oleh wakilnya Walid bin Abdul Karim al-Khereij dalam pertemuan dengan Duta Besar Iran untuk Saudi, Ali Reza Enayati.
Laporan tersebut mengatakan Khereij mendoakan kesuksesan bagi Enayati dalam misinya.
Kementerian Luar Negeri Saudi dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa pertemuan mereka membahas mekanisme peningkatan hubungan bilateral melalui pemenuhan kepentingan kolektif.
Dilaporkan bahwa pertemuan itu juga dihadiri oleh Direktur Departemen Umum Negara-negara Asia di Kementerian Luar Negeri Saudi Mohammed al-Matrafi.
Pada bulan Maret, Iran dan Arab Saudi sepakat berdasarkan kesepakatan yang ditengahi Tiongkok untuk pemulihan hubungan diplomatik yang terputus pada tahun 2016.
Iran secara resmi membuka kembali kedutaan besarnya di Riyadh pada bulan Juni, diikuti dengan konsulatnya di Jeddah dan kantor perwakilannya di Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Kedutaan Besar Saudi di Teheran dan konsulatnya di Masyhad juga telah kembali beroperasi.
Awal pekan ini, duta besar Iran untuk Riyadh mengatakan Republik Islam bertekad untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan Arab Saudi.
Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Asharq al-Awsat, Enayati mengatakan, “Saya ingin menekankan pada apa yang ditugaskan Presiden Ebrahim Raeisi kepada saya ketika saya bertemu dengannya, yaitu mengerahkan segala upaya untuk memperkuat hubungan persahabatan dan persaudaraan antara Teheran dan Riyadh.”
Diplomat Iran itu mengatakan negaranya memandang Arab Saudi sebagai “mitra strategis yang sangat penting dalam kerangka kebijakan bertetangga yang baik.”
Enayati juga mengatakan bahwa “masa depan yang menjanjikan” semakin dekat seiring dengan hasrat kedua negara untuk memperluas hubungan bilateral. (mm/raialyoum/presstv)
Baca juga: