AlQuds, LiputanIslam.com – Polisi dan pejabat medis Israel mengumumkan bahwa seorang tentara Israel tewas dan dua lainnya terluka dalam serangan yang dilakukan oleh seorang sopir truk Palestina di sebuah pos pemeriksaan antara Israel dan Tepi Barat, Kamis (31/8)
Surat kabar Haaretz Israel melaporkan bahwa penabrakan itu terjadi di pos pemeriksaan Maccabim, yang dikenal oleh warga Palestina sebagai Beit Sira, dan pengemudinya segera kabur, tapi kemudian dicegat di pos pemeriksaan lain sekitar enam kilometer (empat mil) jauhnya di mana dia ditembak dan gugur.
Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant menyampaikan belasungkawa kepada keluarga tentara yang terbunuh dan memuji pasukan keamanan “atas tindakan tegas mereka” membunuh penyerang.
Seorang komandan polisi Israel mennyebut pengemudi truk itu seorang warga Palestina berusia 41 tahun yang memiliki izin untuk bekerja di Israel (Palestina pendudukan 1948).
Video yang beredar di media sosial menunjukkan sebuah truk berwarna putih dikepung petugas keamanan di pos pemeriksaan kedua saat terdengar suara tembakan.
Pos pemeriksaan tempat truk menabrak tentara berada di jalan raya utama yang mengarah dari Israel tengah melalui Tepi Barat dan ke Al-Quds (Yerussalem), serta berada di sebelah kota Modiin di Israel. Pos pemeriksaan itu biasanya dipenuhi penumpang dan penjaga keamanan atau tentara.
Insiden ini terjadi sehari setelah seorang remaja Palestina berusia 15 tahun ditembak dan dibunuh oleh seorang petugas polisi yang sedang tidak bertugas setelah menikam dan melukai seorang pemukim Israel di sebuah stasiun kereta ringan di Al-Quds Timur.
Pada Kamis malam, empat tentara Israel terluka oleh alat peledak ketika mereka berpatroli dan mengawal pemukim Yahudi ke Makam Yusuf di kota Nablus, Tepi Barat. (mm/aljazeera)
Baca juga:
Israel Bunuh Anak Palestina di Al-Quds Timur dengan Dalih Berusaha Menikam
AS Berusaha Cegah Eskalasi antara Israel dan Hizbullah