Baghdad, LiputanIslam.com – Sekjen Gerakan Jihad Palestina (PIJ), Ziyad al-Nakhala mengatakan bahwa dia berkunjung ke Baghdad, ibu kota Irak, sebagai “sebagai tanggapan atas serangan musuh di Masjid Al-Aqsa.”
Dia mengatakan bahwa keberadaan delegasi PIJ di Irak merupakan “pesan kuat yang menunjukkan kejelasan posisi Irak dalam mendukung bangsa kami dan perlawanan mereka, dan ini juga sangat berpengaruh di kawasan dan membawa pesan kuat kepada Israel mengenai dukungan Irak untuk Palestina.”
Al-Nakhala juga mengatakan, “Panorama Arab dan resistensi, serta sinergitas besar ini, tidak datang tiba-tiba, melainkan merupakan hasil dari akumulasi kekuatan perlawanan dan akumulasi pelanggaran musuh…. Kita berada di puncak tantangan, dan merasakan pentingnya persatuan resistensi terhadap Israel, serta pentingnya pendirian resmi Arab yang kini termanifestasi dalam pendirian resmi Irak berupa keberpihakan kepada bangsa Palestina.”
Al-Nakhala tiba di Baghdad pada Rabu malam (12/4), bersama rombongan delegasi Palestina pada kunjungan resmi pertama dalam beberapa dekade terakhir. Kunjungan ini rencananya akan berlangsung selama beberapa hari dengan agenda pertemuan-pertemuan dengan para tokoh politik Irak.
Media Irak melaporkan bahwa Al-Nakhalah rencananya akan berorasi dalam peringatan Hari Al-Quds Internasional di Baghdad pada hari ini, Jumat (14/4). (mm/raialyoum)
Baca juga: