Gaza, LiputanIslam.com – Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Kamis (13/4), menyatakan bahwa peringatan Hari Al-Quds Internasional tahun ini tiba di tengah gencarnya serangan kaum Zionis Israel terhadap Masjid Al-Aqsa.
Dia menyebutkan bahwa serangan itu telah menjadi blunder bagi Rezim Zionis Israel dan berbalik menjadi tamparan keras bagi para petinggi Zionis setelah bangsa Palestina melawan dan terjadi operasi-operasi resistensi.
PIJ menyebutkan, “Pertempuran Persatuan Gelanggang yang dijalani oleh Brigade Al-Quds (sayap militer PIJ) pada Agustus 2022, dan yang terjadi sebagai susulan dari Perang Pedang Al-Quds serta pergerakan jihad yang berkepanjangan di Jenin, Al-Quds, Al-Khalil, Gaza dan tanah-tanah Palestina lain merepresentasikan fokus penting pertempuran dan konfrontasi melawan musuh dengan bertolak dari semua gelanggang resistensi.”
PIJ kemudian menegaskan bahwa “umat Islam akan memperingati Hari Al-Qud Internasional pada Jumat terakhir bulan suci Ramadhan dengan tema ‘Tepi Barat Tameng Al-Quds” sebagai pembaharuan ikrar dan keteguhan mereka pada cita-cita pembebasan Al-Quds, dukungan kepada Palestina, dan pencegahan terhadap sepak terjang musuh untuk mengoyak dunia Arab dan Islam kita melalui normalisasi keji, yang menjadi ancaman bagi kawasan, identitas dan masa depan kita.”
PIJ menambahkan, “Hari Al-Quds Internasional yang telah dideklarasikan oleh Imam Khomaini ra merupakan mimbar penting dan peringatan yang agung untuk memperlihatkan persatuan Muslimin di berbagai penjuru dunia, dan kesepakatan mereka untuk melindungi dan membela Al-Quds.”
PIJ juga menyerukan kepada orang-orang Palestina untuk bergegas ke Masjid Al-Aqsa dan berkonsentrasi dan beribadah di sana, karena hal ini efektif untuk membendung rencana-rencana para gembong teroris Zonis Israel. (mm/alalam)
Baca juga: