Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Singgung Kebiaban AS di Afsel, Iran Sebut Washington Tak Layak Bernasihat Soal HAM

Published 06/03/2023 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Teheran, LiputanIslam.com –     Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani mengutuk nasihat palsu pemerintah AS soal hak asasi manusia (HAM) dan demokrasi, dan mengatakan bahwa negara pendukung rezim pendudukan dan agresor tidak memenuhi syarat untuk berkomentar tentang isu itu.

“Ada saat di mana AS mendukung rezim apartheid di Afrika Selatan, CIA membantunya menangkap Mandela,” tulis Kanaani di akun Twitternya, Ahad (5/3).

Rincian baru yang dilaporkan oleh TIME memperkuat asumsi bahwa CIA membantu rezim rasis Afrika Selatan menangkap pemimpin anti-apartheid Nelson Mandela pada tahun 1962.

Laporan itu menambah bukti bahwa pemerintahan Presiden John F. Kennedy berperan dalam penangkapan Mandela pada suatu waktu, ketika para pejabat AS menghadapi gerakan hak-hak sipil yang semakin intens di Amerika.

Mandela akhirnya mendekam dalam penjara selama 27 tahun karena memimpin Kongres Nasional Afrika (ANC), yang menentang kebijakan apartheid yang membuat penduduk kulit hitam Afrika Selatan didiskriminasi, dengan kondisi yang acapkali tidak manusiawi.

Dia akhirnya dibebaskan pada tahun 1990 saat apartheid runtuh, dan terpilih sebagai presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan pada tahun 1994. Dia menjabat selama lima tahun hingga kemudian meninggal pada tahun 2013 pada usia 95 tahun.

“Hari ini, itu (AS) adalah sekutu strategis dan pendukung rezim apartheid Zionis. AS tidak pantas membela HAM dan demokrasi,” ungkap Kanaani.

Iran menyebut Israel sebagai biang kerok instabilitas dan carut marat situasi kawasan Timteng, namun juga menegaskan bahwa kebiadaban Israel yang didukung AS tidak akan mengubah nasib buruk yang pasti menimpa rezim Zionis tersebut.

Teheran menyebutkan bahwa sejarah rezim apartheid sarat dengan pembunuhan, pembantaian, penyiksaan dan pembunuhan anak-anak Palestina, dan menggambarkan kekejaman rezim Tel Aviv dan pembantaian perempuan dan anak-anak Palestina sebagai indikasi kemiskinan Zionis. (mm/fna)

Baca juga:

Kasus Berantai Siswi Keracunan, Presiden Raisi Sebut Musuh Iran “Tak Manusiawi”

Dikunjungi Grossi, Iran akan Perkenankan IAEA Tingkatkan Inspeksi jika Diperlukan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account