Teheran, LiputanIslam.com – Menyambut hari pertama Pekan Pertahanan Suci, pasukan Iran untuk pertama kalinya memamerkan rudal balistik jarak jauh baru “Kheibarshekan” (Penghancur Khaibar) dan rudal balistik permukaan-ke-permukaan “Rezvan”.
Dalam sebuah parade militer di Teheran, Kamis (22/9), Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memperlihatkan rudal balistik jarak jauh baru dan berakurasi tinggi “Kheibarshekan”. Kheibar atau Khaibar adalah nama sebuah daerah perkebunan yang berjarak sekitar 150 kilometer dari kota suci Madinah dan menjadi benteng kaum Yahudi pada zaman Nabi Muhammad saw.
Kheibarshekan dilaporkan sebagai salah satu rudal jarak jauh generasi ketiga yang dikembangkan dan diproduksi oleh para ahli militer di divisi kedirgantaraan IRGC.
Rudal Kheibarshekan dapat mencapai target pada kisaran 1.450 kilometer dengan akurasi tinggi.
Pasukan Iran juga meluncurkan rudal balistik permukaan-ke-permukaan Rezvan untuk pertama kalinya. Rezvan tercatat sebagai rudal tahap tunggal berbahan bakar cair dengan hulu ledak yang dapat diluncurkan dari berbagai platform tetap dan bergerak serta memiliki jangkauan hingga 1.400 kilometer.
Panglima IRGC Mayjen Hossein Salami kepada wartawan di sela-sela parade militer mengatakan rudal balistik Rezvan mampu memasuki atmosfer dengan kecepatan delapan kali lebih tinggi dari kecepatan suara.
Pakar dan teknisi militer Iran dalam beberapa tahun terakhir mencetak kemajuan besar dalam pembuatan alutsista sehingga angkatan bersenjata mandiri di bidang persenjataan.
Dalam parade militer tersebut Angkatan Bersenjata Iran juga menampilkan sejumlah drone, sistem rudal balistik, sistem radar jarak jauh, dan berbagai capaian pertahanan, sementara Pasukan Dirgantara IRGC juga untuk pertama kalinya memamerkan “3 Khordad”, sistem rudal pertahanan udara jarak menengah yang dibuat untuk menghadapi berbagai jenis target udara termasuk helikopter, jet tempur, drone, dan rudal jelajah.
Pekan Pertahanan Suci Iran dimulai pada 22 September. Pekan ini setiap tahun dirayakan secara nasional untuk mengenang para martir dan veteran perang Iran-Irak pada tahun 1980-1988. (mm/mna)
Baca juga: