Damaskus, LiputanIslam.com – Rezim Zionis Israel menyerang Bandara Internasional Aleppo, Suriah, untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari seminggu.
Kantor Berita Suriah, SANA, melaporkan bahwa Israel pada hari Selasa (6/9), pukul 08:16 waktu setempat telah menembakkan rudal dari Laut Mediterania dengan sasaran Bandara Internasional Aleppo hingga merusak landasan pacu dan membuatnya tidak berfungsi.
SANA juga menyebutkan bahwa pertahanan udara Suriah telah mencegat beberapa rudal yang masuk.
Maskapai penerbangan swasta Suriah, Cham Wings, mengumumkan bahwa semua penerbangan ke dan dari Aleppo dialihkan ke ibu kota Damaskus akibat serangan tersebut.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di Inggris menyebutkan bahwa serangan udara itu juga menghancurkan gudang milik para pejuang yang didukung Iran.
Rabu pekan lalu, rezim Israel melancarkan serangan udara terhadap bandara itu dan “menyebabkan kerusakan material.
Pada tanggal 10 Juni, rezim Zionis juga menyerang Bandara Internasional Damaskus, dan menyebabkan bandara ini lumpuh selama dua minggu.
Suriah dan Israel secara teknis berperang akibat pendudukan pasukan Zionis atas Dataran Tinggi Golan milik Suriah sejak tahun 1967 sampai sekarang. Israel menjadikan Golan sebagai salah satu landasan peluncuran serangan terhadap Suriah.
Israel meningkatkan skala dan frekuensi serangannya secara signifikan sejak Suriah dilanda pemberontakan dan terorisme pada tahun 2011. (mm/sana/aljazeera)
Baca juga: