Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Pengamat AS Pastikan Warga Sipil Bucha Dibantai oleh Tentara Ukraina Sendiri

Published 09/04/2022 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Kyiv, LiputanIslam.com –  Pengamat militer AS dan mantan inspektur senjata PBB di Irak, Scott Ritter, menyatakan bahwa warga sipil di kota Bucha, Ukraina, dekat ibu kota, Kyiv, dibantai bukan oleh tentara Rusia, melainkan oleh tentara Ukraina sendiri.

Dalam sebuah webinar tentang krisis Ukraina, Ritter menyebutkan bahwa tentara Rusia yang sempat menguasai Bucha selama beberapa minggu menjalin hubungan baik, termasuk dalam kegiatan sebentuk “barter”, dengan penduduk setempat, di mana penduduk Bucha memberi mereka telur, susu, dan keju, sementara militer Rusia memberi mereka makanan kering, tepung, garam, gula, dan daging.

“Kemudian pasukan Rusia pergi, dan semua orang yang berpartisipasi dalam interaksi seperti itu dengan mereka dipandang sebagai kolaborator,” imbuhnya, seperti dikutip Rai Al-Youm, Jumat (8/4).

Scott menyebutkan bahwa polisi Ukraina memasuki Bucha pada 1 April untuk membersihkan dan melenyapkan para kolaborator, dan bahwa tentara Ukraina menembak orang di jalan-jalan dan mengetuk pintu rumah para kolaborator untuk membunuh mereka.

Scott menunjuk kesaksian seorang jurnalis Meksiko yang mengunjungi Bucha pada hari yang sama ketika orang-orang Ukraina mengumumkan temuan mayat bergelimpangan di jalan-jalan dan dapat memotretnya, dan dari  situ tampak seperti darah segar, yang membuat Scott berkesimpulan bahwa mayat-mayat itu baru saja terbunuh.

“Orang-orang ini dibunuh pada 1 April oleh Polisi Nasional Ukraina, dan kemudian Presiden AS (Joe Biden) keluar dan mengatakan bahwa ini adalah kejahatan perang yang dilakukan oleh Rusia,” imbuh Scott.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia membantah tuduhan otoritas Kyiv bahwa tentara Rusia telah membantai warga sipil di Bucha. Kementerian itu menegaskan bahwa angkatan bersenjata Rusia meninggalkan Bucha sepenuhnya pada 30 Maret, sementara “bukti kejahatan” baru muncul pada hari keempat, ketika para petugas Dinas Keamanan Ukraina tiba di kota itu. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Moskow Sebut AS Punya 60 Laboratorium Biologi Militer di Sekitar Rusia dan China

Rusia: Kampanye Hitam di Bucha Sama Seperti Kampanye White Helmets di Suriah

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Amerika - Eropa

Usai Kematian Bos Wagner, Putin Wajibkan Kelompok Bersenjata Mengangkat Sumpah Setia

By Muhammad
Amerika - Eropa

Ngeri, Ada 120,000 Kuburan Baru Digali, Korban Tewas Tentara Ukraina Capai 350,000

By Muhammad
Amerika - Eropa

‘Ditusuk’ Sekutu Sendiri, Ukraina Disebut AS Pelaku Serangan ke Kremlin

By Hadi
Amerika - Eropa

Presiden Ukraina Minta Iran Stop Suplai Drone Mematikan ke Rusia

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account