Doha, LiputanIslam.com – Kelompok Taliban yang berkuasa di Afghanistan sejak pertengahan Agustus menyatakan ledakan terbaru yang terjadi di Bandara Hamid Karzai di Kabul pada Kamis malam (26/8) berasal dari amunisi yang diledakkan oleh tentara AS.
Jubir Biro Politik Taliban Mohammad Naim mengatakan kepada Aljazeera bahwa Taliban sudah memperingatkan kepada pasukan asing ihwal resiko kerumunan besar yang terjadi di bandara Kabul karena tidak diterapkan pengamanan secara memadai.
Di sisi lain, dikutip Reuters, jubir resmi Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan, “Suara ledakan yang terdengar di Kabul pada malam ini berasal dari tindakan tentara AS meledakkan amunisinya.”
Pada pagi hari sebelumnya, dua ledakan mengguncang bandara di ibu kota Afghanistan dan menjatuhkan 60-an korban tewas, termasuk 12 tentara AS, dan sekira 150 korban luka. (mm/raljazeera)
Baca juga: