Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Rusia Sebut Misi AS di Afghanistan Gagal

Published 17/07/2021 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Moskow, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyebut misi Amerika Serikat (AS) di Afghanistan gagal, sementara Mantan Presiden AS George W. Bush mengecam keras penarikan pasukan AS dan sekutunya dari Afghanistan.

Dikutip Sputnik, Jumat (16/7), dalam jumpa pers Lavrov menyebutkan bahwa Presiden AS Joe Biden mengklaim bahwa pasukan AS sedang ditarik dari Afghanistan setelah misinya membuahkan hasil. Namun, lanjut Lavrov, semua orang, termasuk masyarakat AS sendiri, mengetahui bahwa misi itu sebenarnya kandas.

Lavrov menjelaskan bahwa kelompok teroris ISIS dan Al-Qaeda justru menguat di Afghanistan dan kini keduanya bahkan semakin menggila dalam memroduksi dan menyelundupkan bahan-bahan narkoba.

Menurutnya, sekira 90% bahan narkoba yang dipasarkan secara gelap di dunia berasal dari Afghanistan sehingga ada asumsi bahwa produksi bahan narkoba merupakan salah satu sumber utama pendapatan berbagai kelompok yang ada di Afghanistan, tak terkecuali Taliban.

Menteri Luar Negeri Rusia juga menyebutkan bahwa meski AS keluar dari Afghanistan, Rusia siap melanjutkan kerjasamanya dengan AS, China dan berbagai negara lain untuk berperan positif di Afghanistan.

Dalam hal ini, lanjutnya, Iran dan India di masa mendatang bisa ditambahkan pada segi tiga tersebut untuk bersama-sama membantu menyelesaikan krisis Afghanistan.

Sebelumnya, Lavrov memperingatkan dampak meluasnya gejolak Afghanistan pada negara-negara jirannya.

Dalam beberapa hari terakhir pertempuran antara Taliban dan pasukan keamanan Afghanistan meningkat drastis di mana para petinggi Taliban kemudian mengklaim pihaknya telah berhasil mengendalikan 85% wilayah negara ini.

Proses penarikan pasukan AS dan negara-negara sekutunya dari Afghanistan dimulai usai penandatangan perjanjian damai antara AS dan Taliban pada Februari 2020.

AS di masa kepresidenan George W. Bush dan sejumlah negara sekutunya yang tergabung dalam Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) pada 2001 melancarkan invasi militer ke Afghanistan dengan dalih mereaksi serangan 11 September yang terjadi di tahun yang sama. Sejak itu militer AS dan sekutunya bercokol di Afghanistan hingga kemudian ditarik secara bertahap setelah terlibat perang yang paling berkepanjangan bagi AS.

Penarikan ini mendapat kecaman dari George W. Bush yang menyebutnya sebagai kesalahan yang akan berdampak “sangat buruk”, terutama bagi kaum perempuan Afghan.

“Saya pikir konsekuensinya akan sangat buruk,” kata Bush beberapa hari lalu kepada lembaga pemberitaan Jerman Deutsche Welle ketika ditanya apakah penarikan itu merupakan suatu kesalahan. (mm/fna/cnn)

Baca juga:

Taliban Berjanji Tak Usik Wilayah Iran

Rebut Banyak Wilayah di Afghanistan dalam Waktu Singkat, Taliban Berjanji Perangi ISIS

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account