Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Sidang DK PBB, Iran Tegaskan Perjanjian Nuklirnya Tak Boleh Dikaitkan dengan Isu lain

Published 23/12/2020 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Teheran, LiputanIslam.com –  Wakil Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Majid Takht-Ravanchi menegaskan  bahwa perjanjian nuklir Iran yang dinamai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) tak dapat dikaitkan dengan isu-isu lain.

Dalam sidang virtual Dewan Keamanan PBB untuk implementasi Resolusi 2231 DK PBB, Selasa (22/12), Takht-Ravanchi mengatakan, “Hampir empat bulan setelah upaya AS yang gagal untuk mencampakkan JCPOA, Dewan Keamanan PBB kembali -memeriksa implementasi Resolusi DK PBB 2231. ”

Dia menjelaskan bahwa di bawah Resolusi DK PBB 2231, JCPOA sudah disimpulkan sebagai solusi komprehensif, jangka panjang dan tepat untuk masalah nuklir Iran.

“JCPOA ditandatangani untuk membangun hubungan baru dengan Iran serta  demi  memfasilitasi dan memperkuat perdagangan normal dan kerjasama ekonomi dengan Republik Islam Iran,” lanjutnya.

Dia juga menegaskan, “Tercapainya perjanjian nuklir ini adalah hasil negosiasi menegangkan dan mencakup transaksi kompleks. Maka segala usulan untuk mengubah, menegosiasikan ulang atau memperpanjangnya bertentangan dengan Resolusi 2231, dan sudah pasti Iran menolaknya.”

Takht-Ravanchi menyebutkan bahwa AS menarik diri dari JCPOA pada Mei 2018, kemudian memberlakukan kembali semua sanksi nuklirnya terhadap Iran, dan sejak itu AS menerapkan kebijakan permusuhan terhadap JCPOA dan Iran.

Dia menjelaskan bahwa AS melakukan beberapa pelanggaran sistematis dan terus-menerus terhadap kewajiban hukumnya di bawah UNSCR 2231, Piagam PBB dan hukum internasional.

“AS bukan hanya tidak memenuhi kewajibannya berdasarkan resolusi tersebut, melainkan juga secara efektif menghambat pemenuhan kewajiban negara-negara anggota JCPOA lainnya,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan bahwa AS menerapkan sanksi yang mencegah impor barang kemanusiaan seperti alat kesehatan dan obat-obatan vital untuk penyakit khusus, sehingga ketika Iran menghadapi pandemi COVID-19, negara ini juga berhadapan dengan sanksi berskala besar yang menghalangi proses penanggulangan pandemi terburuk itu. (mm/mn)

Baca juga:

Rusia: AS Harus Kembali ke Perjanjian Nuklir Iran Tanpa Prasyarat

Kuatir Kiriman Minyaknya ke Venezuela Diganggu AS, Iran Perkuatan Eksistensi AL-nya

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account