Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

IAEA: Perlu Negosiasi Baru untuk Kembalikan AS ke Kesepakatan Nuklir Iran

Published 18/12/2020 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Wina, LiputanIslam.com –   Dirjen Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, menilai kesepakatan baru perlu dibuat di antara para penandatangan perjanjian nuklir Iran, yang lazim dikenal dengan nama JCPOA, sebelum Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden dapat membawa negaranya kembali ke kesepakatan itu.

Kepala badan PBB yang bertugas mengawasi kesepakatan nuklir Iran itu menyebut Teheran sudah melanggar terlalu banyak batasan kesepakatan awal menyusul penarikan Presiden AS Donald Trump pada tahun 2018, sehingga untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran di bawah Biden akan membutuhkan kesepakatan baru yang mengatur pembatalan pelanggaran Iran.

“Saya tidak dapat membayangkan bahwa mereka hanya akan mengatakan, ‘Kami kembali ke titik awal’ karena titik satu sudah tidak ada lagi,” kata Grossi dalam sebuah wawancara dengan Reuters di markas IAEA.

“Ada lebih banyak material (nuklir) … ada lebih banyak aktivitas, ada lebih banyak sentrifugal, dan lebih banyak lagi yang diumumkan. Jadi apa yang terjadi dengan semua ini? Ini adalah pertanyaan yang harus mereka putuskan di tingkat politik,” kata pria asal Argentina tersebut.

“Jelas harus ada protokol atau kesepakatan atau kesepahaman atau dokumen pendukung yang akan mengatur dengan jelas apa yang kita lakukan,” lanjutnya.

Presiden Iran Hassan Rouhani sendiri, dalam  pidato kabinet yang disiarkan televisi pada 9 Desember, menyatakan bahwa kembali ke kesepakatan nuklir itu mudah; ketika Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir multilateral JCPOA pada Mei 2018, dia hanya “menulis di selembar kertas”.

“Orang berikutnya bisa meletakkan selembar kertas bagus dan menandatanganinya, dan itu hanya perlu tanda tangan, kita akan kembali ke tempat kita dulu. Tidak perlu waktu dan tidak perlu negosiasi,” ujarnya.

Di pihak lain, Biden, yang akan mulai menjabat pada 20 Januari, menyatakan negaranya akan bergabung lagi dengan JCPOA  “jika Iran melanjutkan kepatuhan ketat” kepada perjanjian pembatasan kegiatan nuklirnya yang berimbal pencabutan sanksi. (mm/aljazeera)

Baca juga:

Sayangkan AS, IAEA Sebut Iran Ingin Keamanan dan Stabilitas di Dunia

Tampil Bugar, Ayatullah Khamenei Sebut Eropa Munafik, dan Biden Tak Berbeda dengan Trump

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account