Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Koalisi Segi Tiga Rusia, China dan Iran Menyongsong Pemerintahan Biden

Published 17/12/2020 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com –   Aliansi segi tiga Rusia, China, dan Iran sedang menanti pemerintahan presiden baru AS Joe Biden. Rusia berharap AS akan berantakan dalam jangka waktu 10 tahun ke depan, dan kemudian berdiri tatanan dunia baru, sementara dengan koalisi itu Iran menjadi sepenuhnya berbeda jika hendak bernegosiasi lagi dengan AS untuk membuat kesepakatan nuklir baru.

Selama empat tahun masa kepresidenan Donald Trump di AS para pejabat Iran tidaklah diam berpangku tangan. Meski dikenai embargo mereka berhasil mengembangkan pengaruh regionalnya, menjaga stabilitas dalam negeri, dan mengatasi aksi-aksi demo yang disponsori oleh AS dan Eropa untuk merongrong pemerintahan republik Islam.

Koalisi segi tiga itulah yang telah membuat Trump menggila dalam menjatuhkan berbagai sanksi ekonomi terhadap ketiganya sehingga koalisi itu justru semakin solid, sementara kekayaan negara-negara Arab sekutu AS di Teluk Persia yang dihamburkan untuk memborong senjata malah tak dapat memberikan perlindungan kepada mereka.

Dua manuver militer telah digelar sebagai puncak aliansi tripartit tersebut; pertama di perairan Teluk Persia, Laut Oman, dan Samudra Hindia pada Desember 2019; dan kedua di Kaukasus pada September 2020.

Ketiga negara, bersama dengan India dan negara-negara Asia dan Afrika lainnya, berupaya membentuk tatanan keamanan global baru di atas reruntuhan sistem AS saat ini, yang didukung oleh mata uang terpadu untuk menjatuhkan dolar dari tahta globalnya, dan ini bisa menjadi ancaman terbesar bagi AS dan sekutunya.

Karena itu, pakar Mike Davidkov dalam wawancara dengan surat kabar Rusia Vzglyad meramal bahwa AS akan berantakan dalam 10 tahun ke depan.  Merujuk pada seruan Ellen West, kepala Partai Republik di Texas, untuk pembentukan “persatuan negara bagian” yang mematuhi konstitusi AS dan mencakup negara-negara dengan mayoritas warga kulit putih, Davidkov menyebutkan bahwa California, Oregon dan Washington membentuk koalisi negara bagian barat secara independen dari Pusat Federal dalam penanganan pandemi Covid-19.

Pemilihan presiden terbaru di AS memperlihatkan polarisasi yang parah di negara ini, karena setengah dari rakyatnya menerima hasilnya, sedangkan paruh keduanya meyakininya curang, sementara iktikad Biden untuk menyatukan negaranya tampak sangat sulit jika bukan mustahil.

Iran tidak akan berada dalam posisi lemah dalam negosiasi perjanjian nuklir mendatang, menurut banyak ahli Rusia, termasuk Davidkov. Iran telah mengembangkan persenjataan rudal yang sangat besar. Laporan intelijen AS yang dirujuk oleh situs Kementerian Luar Negerinya mengkonfirmasi bahwa Iran saat ini sedang bernegosiasi dengan Moskow membeli pesawat Su-30, tank T-90, dan sistem pertahanan rudal S-400 setelah embargo senjata dicabut dan upaya Trump di Dewan Keamanan PBB untuk memperpanjangnya gagal pada Agustus lalu.

Di sisi lain, China telah mengalokasikan dana sebesar 400 miliar dolar untuk berinvestasi di sektor minyak, gas dan petrokimia, pelabuhan dan jalan darat, untuk membangun jaringan pipa yang membentang dari Selat Hormuz ke Samudera Hindia, untuk membiayai dan melengkapi pelabuhan ekspor Iran di Chabahar dan Jask, dan untuk menambah kekuatan Iran secara ekonomi dan militer.

Lantas di mana posisi negara-negara Arab di tengah semua perkembangan ini? Mereka, atau sebagian besar dari mereka, sedang asyik menormalisasi hubungan dengan Israel demi membeli perlindungan dari rezim penjajah Palestina tersebut serta membeli kesepakatan-kesepakatan persenjataan yang selama ini tak dapat mencegah rudal Yaman yang telah menyasar fasilitas minyak Aramco milik Arab Saudi di Jeddah, Abqaiq dan Khurais. (mm/railayoum)

Baca juga:

Tampil Bugar, Ayatullah Khamenei Sebut Eropa Munafik, dan Biden Tak Berbeda dengan Trump

Israel Isyaratkan Kesiapan Pengadaan Pertahanan Rudal Bersama dengan Arab Teluk

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account