Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Soal Nuklir dan Rudal, Rouhani Tegaskan Iran Pantang Menyerah kepada Tekanan

Published 15/12/2020 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Teheran, LiputanIslam.com –   Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan negaranya akan terus melawan semua tekanan, dan baru akan kembali kepada kewajibannya jika pihak lain kembali kepada komitmennya terhadap perjanjian nuklir. Dia juga menegaskan bahwa Iran berhak membalas pembunuhan ilmuwan nuklirnya, Mohsen Fakhrizadeh.

Dalam konferensi pers di hadapan media lokal dan asing, Senin (14/12), Rouhani menyebutkan bahwa perang ekonomi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah dikalahkan dan seluruh dunia mengakui itu, dan bahwa seluruh dunia menekan AS agar kembali ke kesepakatan nuklir.

“Kami tidak memperkenankan penghapusan perjanjian nuklir ini, karena tujuan utama Trump adalah menghancurkan perjanjian ini, tapi dia juga gagal melakukannya, dan kami mengerahkan upaya kami untuk menjaga perjanjian tetap hidup agar memainkan peran yang sesuai di negara ini,” ujar Presiden Iran.

“Kami telah memperoleh hak-hak kami dalam perjanjian nuklir, tentu kami tidak bermaksud bahwa tak ada kekurangan dalam perjanjian ini, mungkin ada kesalahan dalam perjanjian ini, tapi ini merupakan perjanjian penting, bersejarah dan belum pernah terjadi sebelumnya karena satu negara bernegosiasi dengan enam negara besar di tengah sanksi dan mampu mencapai kesuksesan,” imbuhnya.

Rouhani menilai perjanjian nuklir itu bertahan melawan kecongkakan Trump namun dengan kondisi patah tangan dan kaki, dan telah tiga kali mempermalukan AS dan Trump di PBB.

Dia juga menegaskan, “Diakhirinya sanksi berarti bahwa bangsa ini telah meraih salah satu haknya yang sah, dan diakhirnya sanksi yang diterapkan oleh AS berarti diakhirinya terorisme dan kejahatan ekonomi. Sanksi ini harus dilanggar, dan AS harus kembali pada komitmen yang telah dibuat sebelumnya, dan jika semua orang kembali kepada komitmen mereka, kamipun akan kembali pada komitmen kami.”

Rouhani memperingatkan, “Jika kelompok 5 + 1 (AS, Inggris, Prancis, Rusia, China dan Jerman) memenuhi semua komitmennya maka kami akan sepenuhnya kembali berkomitmen. Tidak ada apapun yang dapat menghalangi kami mengambil tindakan timbal balik  demi implementasi komitmen sepenuhnya.”

Rouhani menjelaskan, “Kami mulai mengurangi komitmen kami pada Mei 2019 dalam lima tahap, dan mengumumkan kepada pihak lain bahwa Republik Islam Iran tidak lagi peduli terhadap pembatasan aktivitas nuklir, dan pada tahap kelima kami mengumumkan bahwa kami telah mengurangi komitmen kami dan berterus terang menyatakan bahwa tidak akan ada komitmen lebih lanjut untuk pengayaan.”

Mengenai permintaan presiden terpilih AS Joe Biden serta Jerman dan Prancis untuk pertimbangan kembali kesepakatan nuklir tersebut, Rouhani mengatakan, “Saya belum mendengar dari mereka bahwa kita harus memiliki kesepakatan lain. Itu kata-kata Trump. Kalaupun pembicaraan ini ada, kami tidak akan menerima prasyarat apa pun. Perjanjian nuklir ini tak dapat dinegosiasikan (lagi), (karena) sudah dinegosiasikan sebelumnya, dan harus dilaksanakan.”

Mengenai proyek rudal Iran dan peran regional Iran, Rouhani menegaskan bahwa hal itu tak ada hubungannya dengan perjanjian nuklir, dan saat itu sudah dikemukakan dan dinyatakan tidak dapat dinegosiasikan.

Ditanya mengenai bagaimana Iran akan membalas pembunuhan ilmuwan nuklirnya, Mohsen Fakhrizadeh, Rouhani memastikan Fakhrizadeh dibunuh oleh pihak-pihak yang menginginkan pecahnya perang di Timteng menjelang berakhirnya masa jabatan Trump.  Dia juga menegaskan bahwa Iran berhak melakukan pembalasan pada saatnya yang tepat. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Pasukan Iran Pantau Pesawat Pembom B-52 Milik AS

 Klarifikasi Menlu Turki: Erdogan Tak Sadar Puisi yang Dibacanya Melukai Perasaan Iran

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account