Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Infrastruktur Jauh Tertinggal, World Bank: RI Butuh Dana Rp 22.000 Triliun

Published 30/06/2020 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: cnnindonesia.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Bank Dunia (World Bank) melakukan perhitungan terkait dana yang diperlukan Indonesia untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur. Perhitungan tersebut disesuaikan dengan rencana investasi Indonesia.

Berdasarkan perhitungan Bank Dunia, Indonesia membutuhkan dana sebesar 1,6 triliun dolar AS atau Rp 22 ribu triliun untuk mengatasi kesenjangan infrastruktur.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, rencana investasi Indonesia sebesar Rp 415 miliar dolar AS atau Rp 5.810 triliun. Sedangkan, RPJMN membutuhkan biasaya sebesar 412 miliar dolar AS atau Rp 5.768 triliun.

Baca: Jokowi dan Selisih Paham Terhadap Covid-19 di Indonesia

Bank Dunia mencatat, total dana yang diperlukan untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur tersebut lebih besar dibandingkan dengna ukuran ekonomi Indonesia.

“Nilai sebesar ini melembihi kapasitas keuangan publik untuk membiayainya,” tulis Bank Dunia.

Bank Dunia menilai, Indonesia harus meningkatkan ruang fiskal, seperti meningkatkan penerimaan domestik terutama dari pajak, meningkatkan kualitas belanja publik secara efisien dan efektiv, dan melakukan pinjaman dengan hati-hati.

“Menjadikan belanja publik lebih efisien dan efektif sangat penting karena dapat membantu meningkatkan investasi swasta di bidang-bidang yang penting bagi modal manusia dan modal fisik,” ujar Bank Dunia.

Hingga saat ini, kondisi infrastruktur Indonesia masih jauh tertinggal dibanding negara lainnya di Asia Tenggara. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, meski pembangunan infrastruktur masif dilakukan, tapi daya saing Indonesia masih kalah dibanding Vietnam, Thailand, dan Malaysia.

Basuki mengungkapkan, infrastruktur yang belum memadai dan rendahnya daya saing ini merupakan salah satu tantangan yang harus dihadapi Kementerian PUPR.

“Untuk Kementerian PUPR, ada beberapa tantangan dalam pembangunan infrastruktur. Ini masih terjadi,” kata dia. (sh/cnnindonesia/kompas)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Nasional

Masuki Usia 15 Tahun, Organisasi ABI Rilis Siaran Pers Refleksikan Peneguhan Komitmen Kebangsaan

By Muhammad
Nasional

Belajar Isu Palestina Bersama Pakar Timur Tengah di Workshop Free Palestine Network 

By Rachel
Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account