Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Kontras: Ada 62 Kasus Penyiksaan dalam Setahun, Paling Banyak oleh Polisi

Published 26/06/2020 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Sumber: tempo.co

Jakarta, LiputanIslam.com— Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mencatat 62 kasus praktik penyiksaan dan tindakan tidak manusiawi yang terjadi di Indonesia selama satu tahun terakhir.

Catatan tersebut merupakan hasil dari pemantauan media dan pendampingan kasus serta laporan jaringan Kontras di berbagai daerah selama Juni 2019 hingga Mei 2020.

“Dari 62 kasus tersebut, tercatat 220 korban dengan rincian 199 orang luka-luka dan 21 orang tewas,” ujar Peneliti Kontras Rivanlee Anandar, Kamis (25/6).

Baca: Anggota KPK Minta Penyerang Novel Baswedan Dibebaskan Saja

Rivanlee mengatakan, praktik penyiksaan didominasi oleh institusi kepolisian sebanyak 48 kasus. Kemudian, 9 kasus dari TNI, dan 5 kasus dari sipir yang bertugas di lembaga pemasyarakatan (Lapas).

“Korban-korban penyiksaan ini mayoritas itu dari tahanan sebanyak 48 kasus, dan sipil 14 kasus,” kata dia.

Dari 48 kasus yang dilakukan oleh Polri, mayoritas terjadi di Polres, yaitu sebanyak 28 kasus, di Polsek sebanyak 11 kasus dan Polda sebanyak 8 kasus.

Dia menerangkan, praktik penyiksaan sering digunakan sebagai metode penyidikan oleh polisi. Aparat menggukanan praktik itu sebagai jalan pintas untuk mendapat pengakuan dari tersangka atau korban yang diduga.

Dia melanjutkan, praktik tersebut juga sering dilakukan polisi untuk menunjukkan relasi kuasa sehingga timbul tindakan arogansi aparat terhadap masyarakat.

Dalam hal ini, terdapat 40 kasus penyiksaan yang dilakukan aparat untuk mendapat pengakuan dari tersangka. Kemudian, ada 22 kasus penyiksaan yang motifnya penghukuman murni.

Selain itu, Kontras mencatat praktik penyiksaan sering terjadi karena kasus salah tangkap. Ada 46 kasus praktik penyiksaan karena kasus salah tangkap dan 16 kasus pada kasus murni kriminal.

“Kasus salah tangkap ini semakin menegaskan bahwa praktik penyiksaan berkaitan erat dengan artikulasi relasi kuasa natara penegak hukum dan korban/terduga pelaku yang disangkakan,” ungkapnya.

Dari sisi aksinya, Kontras menyampaikan bahwa praktik penyiksaan paling banyak dilakukan dengan “tangan kosong” seperti pemukulan sebanyak 49 kasus. Kemudian, penyiksaan menggunakan senjata api 13 kasus, benda keras 12 kasus, listrik 4 kasus, dan senjata tajam 2 kasus.

“Metode ini menyebabkan luka-luka seperti lebam, lecet, hingga kerusakan pada tulang dan fungsi organ tubuh bagian dalam. Metode penyiksaan seperti juga mengakibatkan tekanan dalam bentuk psikologis,” terangnya. (sh/cnnindonesia/kompas)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Nasional

Masuki Usia 15 Tahun, Organisasi ABI Rilis Siaran Pers Refleksikan Peneguhan Komitmen Kebangsaan

By Muhammad
Nasional

Belajar Isu Palestina Bersama Pakar Timur Tengah di Workshop Free Palestine Network 

By Rachel
Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account