Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Menlu Saudi Laporkan “Terorisme” Iran dan Ansarullah Yaman Kepada Parlemen Eropa

Published 22/01/2020 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Brussel, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir melaporkan apa yang disebutnya terorisme Iran dan kelompok Ansarullah (Houthi) Yaman kepada parlemen Eropa.

Seperti diberita Rai al-Youm, Selasa (21/1/2020), dalam pernyataan di depan Komisi Hubungan Luar Negeri Parlemen Eropa, Al-Jubeir mengklaim bahwa Arab Saudi “tidak memulai perang di Yaman, melainkan orang-orang Houthi-lah yang melakukannya.”

Dia menambahkan, “Saudi telah mengajukan dana US$  14 miliar untuk pertumbuhan Yaman, sedangkan Houthi telah melepaskan 300 rudal dan 100 pesawat nirawak ke wilayah Saudi.”

Al-Jubeir kemudian menyudutkan Iran dengan menyatakan, “Di Irak, Libanon, dan Iran sendiri orang-orang berunjuk rasa anti kebijakan rezim Teheran.”

Dia mengklaim, “Kerajaan (Saudi) memerangi terorisme untuk menumpasnya, sedangkan Iran adalah negara terbesar yang mensponspori terorisme di dunia… Kerjaan ini akan terus bekerja memerangi terorisme demi menumpasnya, dan sudah lama memburu setiap orang yang menyebarkan ekstremisme dan terorisme.”

Baca: Ansharullah: Bukan Kami yang Menyerang Marib

Menteri Luar Negeri Saudi juga menuding Qatar sebagai negara yang mensponsori terorisme dengan menyatakan bahwa Saudi mengharapkan Qatar “mengubah perilaku dan dukungannya kepada terorisme”.

“Qatar memberikan banyak dana kepada kelompok-kelompok teroris, mencampuri urusan Kerajaan Saudi, menganjurkan kebencian, dan kami berharap Qatar mengubah perilakunya dan bertindak sebagai sebuah negara,” tuding Al-Jubeir.

Dia menegaskan, “Berhentilah mengajari kami, berhentilah berurusan dengan kami… Kami memiliki sistem pengadilan. Sistem pengadilan independen, dan kami tidak mengizinkan siapa pun mempertanyakan bagaimana sistem pengadilan kami beroperasi dengan segala hormat.”

Dia melanjutkan, “Kami adalah negara berdaulat; kami bukan republik pisang, dan kami akan menghormati keputusan terhadap sistem pengadilan kami.”

Dia lantas memuji apa yang disebutnya peranan penting yang dimainkan Eropa di bidang ekonomi dan militer di kawasan Timur Tengah.

Sebelumnya, Al-Jubeir mengadakan pembicaraan dengan Kepala Misi Uni Eropa untuk Hubungan dengan Semenanjung Arab, Hannah Newman, masalah regional dan internasional yang menjadi perhatian bersama. Kedua membahas berbagai isu regional dan global yang menjadi perhatian kedua belah pihak.

Website Middle East Eye, saat memberitakan pernyataan Al-Jubeir itu menyebut Arab Saudi sebagai monarki absolut di mana para bangsawan senior hampir sepenuhnya mengendalikan semua cabang negara serta kekuatan untuk mengampuni tersangka kejahatan serius.

Sistem hukum kerajaan itu menghadapi kecaman hebat dari khalayak dunia pada akhir tahun lalu karena membebaskan asisten Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dari jerat hukum kasus pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashoggi.

Terkait kasus yang menggemparkan dunia itu pengasilan Saudi telah menjatuhkan hukuman mati pada lima orang atas keterlibatan dalam pembunuhan tersebut.

Baca: Mantan Ketua Intelijen Saudi Sebut Jenderal Soleimani “Sosok Pintar” Yang Sulit Dicarikan Gantinya

Khashoggi yang bekerja sebagai kolumnis Washington Post dan Middle East Eye telah dibunuh dan dimutilasi oleh agen pemerintah Saudi di konsulat kerajaan ini di Istanbul, Turki, pada Oktober 2018.

Demi membebaskan Putra Mahkota Saudi Mohamed bin Salman dari dugaan terlibat dalam kejahatan sadis itu, Riyadh menyatakan bahwa pembunuhan itu merupakan hasil dari operasi ilegal yang terjadi tanpa sepengetahuan Mohamed bin Salman dan pejabat tinggi lainnya. (mm/raialyoum/middleeasteye)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account