Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

PM Sudan: Atasi Konflik Yaman dengan Cara Militer itu Mustahil

Published 09/12/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: Presstv

Khartoum,LiputanIslam.com—Perdana Menteri Sudan yang baru, Abdalla Hamdok, mengatakan bahwa konflik Yaman tak memerlukan solusi militer seperti yang dilakukan oleh Agresi pimpinan Arab Saudi sejak Maret 2015.

“Terkait Yaman, kami katakan bahwa solusinya harus lewat jalur politik, bukan militer,” ucapnya pada Minggu (8/12) kemarin, usai kembali dari Washington.

Kepada para wartawan ia bersumpah akan menarik pasukannya keluar dari koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman dan mengatakan dukungan Sudan hanya akan diberikan lewat jalur politik.

Hamdok juga menegaskan bahwa dirinya memiliki kekuasaan penuh untuk menarik pulang sisa-sisa pasukan Sudan di Yaman.

Baca: Yaman Klaim Punya Daftar Target-target Militer Israel

Sudan adalah salah satu negara kontributor utama dalam koalisi Saudi di Yaman. Namun, Hamdok sempat membeberkan bahwa pasukannya saat ini hanya berjumlah 5.000 personil, jauh berkurang dari angka sebelumnya yang mencapai 15.000.

Di saat para pejabat Sudan tak mau mempublikasikan korban militernya di Yaman, para pasukan Yaman justru mengklaim total 4.253 pasukan Sudan telah terbunuh di Yaman.

Awal tahun ini, Uni Emirat Arab (UEA), partner utama Arab Saudi dilaporkan akan menarik sejumlah besar pasukannya dari Yaman.

Menurunnya semangat koalisi pimpinan Arab Saudi dan serangan balasan yang semakin kuat dari pasukan Yaman memaksa kerajaan itu untuk mulai menempuh upaya negosiasi dengan kelompok Houthi untuk mengakhiri konflik Yaman.

Kerajaan Arab Saudi bersama para sekutunya telah melakukan kampanye mematikan ke Yaman sejak Maret 2015. Tujuannya adalah untuk mengembalikan kekuasaan Abd Rabbuh Mansur Hadi, rekan Arab Saudi, dan menghancurkan kelompok Houthi.

Namun, sampai saat ini agresi militer itu tak kunjung membuahkan hasil. Di satu sisi, korban jiwa yang disebabkan akibat perang, menurut laporan ACLED telah mencapai 100.000 jiwa. Dampak konflik ini belum termasuk rusaknya infrastruktur dan krisis kemanusiaan yang terjadi di Yaman. (fd/Presstv)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account