isis tangkap pilot jordania2

Pilot Jordania (berkaus putih) ditawan oleh pasukan ISIS setelah jet tempur F-16-nya tertembak jatuh di sekitar Raqqah, Suriah, Rabu 24 Desember 2014.

London, LiputanIslam.com – Abdel Bari Atwan, ketua redaksi situs berita Rai al-Youm, menyebutkan bahwa jet tempur mutakhir F-16 milik Jordania tertembak jatuh tak lain oleh roket yang diserahkan negara-negara Barat kepada kelompok oposisi Suriah yang mereka sebut moderat untuk menjatuhkan jet-jet tempur tentara Suriah.

“Tak ada yang menduga bahwa pertahanan udara ISIS akan dapat menjatuhkan jet tempur ‘pasukan koalisi 60 (negara)’ yang menggempur posisi-posisi ISIS siang malam. Sebab, pesawat yang digunakan dalam pengeboman ini adalah F-16 yang modern dan mutakhir. Selain itu juga karena opini umum mengatakan di negara-negara Arab tidak ada roket yang dapat menjatuh pesawat jenis ini,” tulis Atwan dalam editorial terbarunya di situs Rai al-Youm.(Baca juga: ISIS Klaim Tembak Jatuh Pesawat Pasukan Koalisi dan Tangkap Pilotnya)

Jurnalis senior dan popular Timur Tengah ini menambahkan, “Penangkis serangan udara ISIS ternyata berhasil memecahkan opini itu serta mencetak rekor baru dan penting dalam masalah ini. Sayangnya, hal ini terjadi terhadap pesawat Jordania jenis F-16 yang telah tertembak jatuh dan pemuda yang menjadi pilotnya pun tertawan. Ironisnya lagi, ISIS mendapatkan roket-roket canggih buatan Amerika Serikat ini dari kelompok oposisi ‘moderat’ Suriah yang memperolehnya untuk menjatuhkan pesawat tempur Suriah.”

Atwan kemudian menyoal apakah jet-jet tempur mutakahir yang dijual ke negara-negara Arab itu tak secanggih yang dijual ke negara-negara lain, atau sudah banyak dikurangi kapasitas dan kelebihannya? Ataukah para pilot Arablah yang tidak berkompeten mengendalikan pesawat jenis ini?

Yang jelas, ungkap Atwan, harus ada yang bertanggungjawab atas kegagalan ini.

Di bagian akhir, jurnalis berdarah Palestina ini menyebutkan bahwa pemerintah Jordania mau tidak mau akan terlibat negosiasi dengan ISIS untuk membebaskan pilot itu. Selanjutnya, Jordania terpaksa akan memberikan banyak konsesi, termasuk membebaskan puluhan atau bahkan mungkin ratusan ekstrimis yang ditahan di Jordania.

Dengan demikian, pungkas Atwan, tertawannya pilot Jordania merupakan pukulan telak bagi negara ini. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL