LiputaIslam.com — Sampai hari ini, masih banyak yang meyakini bahwa Al-Qaeda dan segenap aliansinya yang mengobarkan jihad di negara-negara berpenduduk mayoritas muslim adalah mujahidin.  Aneh tapi nyata, mereka memerangi negara-negara muslim namun membiarkan saja negara penjajah seperti Israel.

Namun jika kita melihat ke belakang, keheranan ini akan menguap. Sejarah mencatat, Al-Qaeda dibentuk oleh Amerika Serika. Wajar saja jika akhirnya Al-Qaeda bekerja demi kepentingan tuan besarnya => membunuhi kaum muslimin yang telah mereka kafirkan terlebih dahulu.

Foto-foto ini akan menceritakan — yang pertama adalah dari Afghanistan, Mayor Jenderal Hamid Gul-  direktur umum Inter-Services Intelligence Direktorat Pakistan (ISI), Direktur Central Intelligence Agency (CIA) Willian Webster, Deputi Direktur Operasi Clair George, seorang kolonel ISI, dan senior CIA resmi, Milt Bearden di sebuah kamp pelatihan Mujahidin di North-West Frontier Province of Pakistan pada tahun 1987.

Foto yang kedua adalah Ronald Reagan bertemu dengan Mujahidin Afghanistan di Gedung Putih pada tahun 1985. Sumber Foto: Washingtonblog.

Foto ketiga adalah pertemuan mantan Penasihat Keamanan Nasional AS Zbigniew Brzezinski dengan Osama Bin Laden, kemudian memimpin legiun Arab CIA di Afghanistan. Bin Laden dengan  Al- Qaeda-nya kemudian menjelma  menjadi  organisasi teroris regional, diam-diam dipersenjatai, dilatih, dan dilindungi oleh CIA sampai hari ini, termasuk LIFG di Libya, MEK di Irak dan Iran, dan teroris di Pakistan.  Perang Melawan Teror yang gencar didengungkan AS adalah sebuah pembodohan publik. (ba/LiputanIslam.com)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL