London, LiputanIslam.com –  Sebuah kapal tanker minyak British Heritage yang dijalankan oleh BP (British Petroleum) Plc, perusahaan minyak dan gas multinasional Inggris yang berkantor pusat di London, Inggris, mengamankan diri di wilayah Teluk Persia karena khawatir disita oleh Iran sebagai balasan langsung atas penahanan kapal tanker minyak Iran di  dekat Gibraltar sejak pekan lalu.

Kapal British Heritage, yang mampu mengangkut sekitar 1 juta barel minyak mentah, berlayar menuju terminal minyak Basrah, Irak, namun mendadak berbalik arah pada 6 Juli, dan kini berada di lepas pantai Arab Saudi.

Baca: Menhan Iran Sebut Sikap Inggris Terkait Tanker Iran Sebagai “Pembajakan”

Narasumber yang mengetahui masalahnya menyebutkan bahwa BP khawatir British Heritage menjadi target jika Iran berusaha membalas penahanan kapal tanker Grace 1 yang mengangkut minyak Iran di dekat Gibraltar oleh British Royal Marines pada hari Kamis lalu.

Kapal British Heritage, yang terdaftar di Isle of Man dan berlayar dengan bendera Inggris, telah disewa oleh Royal Dutch Shell Plc untuk mengangkut minyak mentah dari Basrah ke Eropa barat laut.

Baca: Panas, Iran Ancam Balas Inggris jika Kapal Tankernya di Gibraltar Tak Dilepas

Kapal tanker itu tidak akan dapat keluar dari Selat Hormuz yang tanpa berlayar di dekat pantai Iran resikonya dinilai sangat besar. (mm/aljazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*