Teheran, LiputanIslam.com –  Raja Salman dari Arab Saudi mengklaim bahwa senjata Iran telah digunakan dalam serangan rudal dan nirawak yang menerjang fasilitas minyak Aramco milik Saudi beberapa waktu lalu.

“Kerajaan (Saudi) terkena 286 rudal balistik dan 289 drone namun tidak memengaruhi proses pertumbuhannya maupun kehidupan warga dan pemukim,” ujarnya dalam pidato di Majelis Syura Saudi, Rabu (20/11/2019).

Raja Salman menuding Iran masih terus mencampuri urusan negara-negara tetangganya serta “mensponsori dan mendukung terorisme” sejak beberapa dekade silam.

Baca: Kontak Senjata Terjadi Lagi antara Proksi Saudi dan Proksi Uni Emirat Arab di Yaman

“Kerajaan ini dan banyak negara telah menderita akibat kebijakan dan praktik rezim Iran… Rezim Iran menambah stok kriminalnya dengan serangan sabotase terhadap Aramco, penargetan kapal kargo dan kapal tanker minyak, dan kami selalu berpegang pada kebijaksanaan dalam menghadapi tindakan pengecut ini,” lanjutnya.

Baca: Dua Tentara Saudi Tewas oleh Tentara Yaman di Perbatasan

Dia kemudian mengingatkan, “Rezim Iran harus menyadari bahwa ia memiliki pilihan-pilihan serius, dan bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi. Kerajaan ini tidak mencari perang, tapi siap membela rakyatnya dengan tegas terhadap agresi apa pun. Kami berharap rezim Iran akan memilih kebijaksanaan.” (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*