Sumber: Al-Jazeera

Najran,LiputanIslam.com—Tentara Yaman dan para pejuang dari Komite Populer telah menewaskan dua tentara Arab Saudi dalam bentrokan yang berlangsung di daerah perbatasan kerajaan.

Surat kabar Arab Saudi, al-Madinah, melaporkan pada Minggu (18/11) kemarin terkait kunjungan Pangeran Saud bin Abdullah bin Jalawi, Penasehat Gubernur Wilayah Mekah, bertemu dengan keluarga almarhum Faris Saeed al-Ghamedi dan Badr Issa al-Salemi untuk menyampaikan pesan belasungkawa dari Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman kepada mereka.

Laporan itu tidak menyertakan pangkat militer dua korban dan lokasi terbunuhnya mereka saat terjadinya bentrokan dengan pasukan Yaman dan sekutu mereka.

Bentrokan terjadi sehari pasca terbunuhnya tujuh pejuang Houthi di tangan kelompok milisi yang didukung Arab Saudi.

Baca: Diduga Takut dengan Militer Yaman, Bin Salman Tunda Kunjungan ke Najran

Arab Saudi dan sejumlah sekutu regionalnya telah meluncurkan kampanye militer ke Yaman sejak Maret 2015, untuk mengembalikan kekuasaan mantan pemerintah Abd Rabbuh Mansur Hadi dan menghancurkan kelompok Houthi.

Sebuah organisasi pemantau konflik bersenjata yang bermarkas di AS (ACLED) memperkirakan perang Yaman telah merenggut lebih dari 100.000 nyawa selama empat tahun terakhir.

Perang juga telah menghancurkan infrastruktur, bangunan rumah sakit, sekolah, dan pabrik. PBB menyebut lebih dari 24 juta orang Yaman sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan, 10 juta orang menderita kelaparan akut. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*