Quds, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumbar lagi bahwa negaranya bertekad mencegah Iran memperoleh senjata nuklir dan memperkaya uranium.

Tekad ini dia nyatakan pada hari Selasa (5/11/2019) sembari menuding Iran “memperluas agresi di mana-mana dan berusaha mengepung, mengancam, dan menghancurkan Israel.”

Dia bersumbar, “Mengingat upaya Iran memperluas program pengembangan senjata nuklir dan memperluas pengayaan uranium, yang ditujukan untuk membuat bom nuklir, saya katakan dan ulangi di sini bahwa kami tidak akan pernah membiarkan Iran mengembangkan senjata nuklir.”

Dia menambahkan, “Ini tidak hanya untuk menjamin keamanan kita dan masa depan kita, melaikan juga untuk menjamin masa depan Timur Tengah dan seluruh dunia.”

Baca: Rouhani Umumkan Fase Keempat Pemangkasan Komitmen Nuklir Iran

Sebelumnya di hari yang sama Wakil Presiden Iran dan kepala Badan Tenaga Atom Iran, Ali Akbar Salehi, mengumumkan bahwa Teheran akan mulai memperkaya uranium ke tingkat 5% sejak Rabu (6/11/2019) di fasilitas Fordow di mana pengayaan itu ditangguhkan di bawah perjanjian nuklirnya dengan negara-negara anggota kelompok P5 +1 (AS, Prancis, Inggris, Rusia, China, plus Jerman).

Baca: Iran Perkaya Uranium 10 Kali Lipat Volume Dua Bulan Sebelumnya

Selain itu Presiden Iran Hassan Rouhani mengkonfirmasi bahwa negaranya akan mulai menerapkan fase keempat pengurangan komitmennya kepada perjanjian nuklir sebagai reaksi atas keluarnya AS dari perjanjian yang dinamai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) tersebut. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*