Sanaa, LiputanIslam.com –   Unit rudal Yaman mengaku telah melepaskan rudal bersayap jenis cruise ke Bandara Internasional Abha di wilayah selatan Arab Saudi pada dini hari Rabu (12/6/2019).

Sumber dari unit rudal Yaman memastikan bahwa rudal itu tepat mengena ke sasaran sehingga aktivitas aviasi di bandara itu terhenti.

Serangan rudal jenis cruise itu merupakan yang keduanya kalinya, sedangkan serangan rudal cruise pertama diarahkan ke fasilitas reaktor nuklir Barakah di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Desember 2017.

Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Sarie, Selasa (11/6/2019), mengatakan, “Pasca operasi pada hari kesembilan Ramadhan serangan tidak akan seperti sebelumnya lagi, dan musuh hendaknya mempertimbangkan hal ini.”

Dia mengimbau kepada warga sipil agar menjauh dari semua sasaran militer dan vital karena akan menjadi “sasaran yang sah”.

Baca: Koalisi Saudi Dihimbau Hentikan Agresi Sebelum Mendapat Lebih Banyak Kejutan

Yahya Sarie bersumbar, “Kami memiliki kejutan-kejutan besar dan menekan, dan pada beberapa hari mendatang akan terungkap bagi mereka. Insya Allah, dalam waktu dekat ini kami akan mencapai kaidah bandara dengan bandara, usia dengan usia, dan mata dengan mata.”

Ketua delegasi nasional Yaman Mohammad Abdul Salam di halaman Twitter-nya pada Ahad lalu juga bersumbar, “Negara-negara agresor harus dibuat mengerti bahwa bandara-bandara mereka terjangkau serangan kami, dan penutupan atau pelumpuhan bandara-bandara itu merupakan cara yang paling terjangkau untuk memecah blokade Bandara Sanaa.”

Baca: Bandara Yaman Diblokade, Bandara-bandara Agresor Juga akan ‘Diliburkan’

(mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*