Sanaa,LiputanIslam.com-Juru bicara angkatan bersenjata Yaman mengumumkan, pihaknya memiliki banyak kejutan untuk Saudi dan UEA. Sebab itu, koalisi disarankan agar segera menghentikan agresi mereka.

Dalam jumpa pers hari Selasa (11/6), Yahya Sari` mengumumkan, operasi serangan pesawat nirawak Yaman ke pangkalan udara Raja Khalid di Khamis Musaith, provinsi Asir, berjalan dengan sukses. Serangan yang dilancarkan Senin (10/6) itu menargetkan radar modern dan ruang kendali jarak jauh pangkalan tersebut.

Dilansir dari situs Ansharullah, Sari` mengatakan bahwa sistem pertahanan udara terbaru AS tak sanggup  mendeteksi nirawak Yaman.

“Pangkalan Raja Khalid adalah pangkalan militer terbesar koalisi yang digunakan untuk menyerang Yaman. Kami sanggup melakukan lebih dari satu operasi berdasarkan opsi jangkauan, waktu, dan tempat yang kami tentukan sendiri,”kata Sari`.

Menurutnya, bank data target-target tentara Yaman terus bertambah dari hari ke hari. Sari` menyatakan, semua target-target tentara Yaman didokumentasikan secara audio dan visual.

“Kami sarankan agar pemerintah Saudi dan UEA menghentikan serangan mereka. Kami punya banyak kejutan, yang akan kami ungkap kepada kalian di hari-hari mendatang,”tandasnya.

Jubir tentara Yaman juga meminta agar warga sipil menjauh dari sasaran-sasaran militer dan vital. Sari` menegaskan, tempat-tempat itu adalah target legal dalam sebuah perang.

Dua hari lalu, stasiun televisi al-Masirah melaporkan, unit pesawat nirawak Yaman melancarkan serangan ke bandara Jizan di selatan Saudi.

Menurut laporan itu, sejumlah nirawak tipe Qasef K-2 menghancurkan hanggar-hanggar nirawak Saudi yang digunakan dalam agresi ke Yaman. (af/alalam/fars)

Baca:

Pasukan Yaman Tembak Jatuh Pesawat Nirawak Canggih MQ-9 Milik Saudi

Riyadh Kembali Dipermalukan, Menhan Yaman Bisa Menyusup ke Wilayah Saudi

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*