TelAviv, LiputanIslam.com –  Para menteri Israel dilaporkan telah mengadakan beberapa pertemuan untuk meninjau skenario kemungkinan perang negara Zionis ilegal ini dengan Iran.

Disebutkan bahwa para peserta pertemuan-pertemuan itu berspekulasi bahwa Republik Islam dapat melancarkan serangan mematikan terhadap Israel jika perang itu berkobar.

Dua di antara pertemuan itu diadakan pekan lalu dengan agenda membahas potensi persiapan dan dampak konflik. Michael Oren, mantan duta besar Israel untuk AS, disebut-sebut telah mengungkap isi diskusi itu dalam sebuah artikel opini yang dimuat oleh majalah The Atlantic pada Senin lalu (4/11/2019).

Artikel berjudul “Konflagulasi Timur Tengah yang Akan Datang” itu menyebut pertemuan para menteri Israel berkesimpulan bahwa “pertempuran dapat pecah kapan saja” oleh “percikan tunggal.”

Baca: PM Israel Bersumbar Tak akan Biarkan Iran Kembangkan Senjata Nuklir

Para menteri Israel menduga konflik dapat terjadi sebagai akibat “kesalahan perhitungan Israel”, seperti salah membidik “target yang sangat sensitif” di negara-negara semisal Irak dan Suriah di mana Republik Islam memberikan dukungan konsultasi kontra-teroris.

“Hasilnya bisa menjadi serangan balasan oleh Iran, menggunakan rudal jelajah yang menembus pertahanan udara Israel, dan menghantam target seperti Kiryah, setara dengan Pentagon di Tel Aviv,” tulis Oren.

Baca: Dialog Iran-Saudi Membuat Israel Cemas

Dia menambahkan, “Dan kemudian, setelah satu hari pertukaran besar-besaran, perang sesungguhnya akan dimulai.” (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*