Teheran, LiputanIslam.com –   Panglima Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Sayid Abdul-Rahim Mousavi menegaskan negaranya tidak akan pernah memulai perang terhadap negara manapun, namun jika terjadi serangan terhadapnya maka tidak akan mengandalkan pertahanan saja, melainkan juga kekuatan ofensif dan balasan yang mematikan.

Baca: Iran Tanggapi Ancaman Penggunaan Jet Tempur F-35 Israel

Dalam pidato pada apel gelar pasukan Brigade 25 Pasukan Khusus Reaksi Cepat Angkatan Darat di Tabriz, Iran barat laut, Ahad (14/7/2019), dia mengatakan, “Situasi global sekarang mengharuskan kesiapan kita secara lebih besar.”

Dia menambahkan bahwa “musuh telah menetap rencana-rencana kejinya sejak awal kemenangan revolusi Islam” dan “harus ada kesiapan penuh (Iran) di semua level nasional dan militer untuk melawan semua tipudaya.”

Baca: Terima 2 Unit Jet Tempur F-35, Israel Mengaku Dapat Masuk ke Negara Lain Tanpa Diketahui

Permusuhan dan aksi saling gertak antara Iran dan AS belakangan ini meningkat terutama setelah pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menembak jatuh drone siluman pengintai milik AS di Selat Hormuz. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*