Washington, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menuding Iran menggunakan apa yang disebutnya “proksi” atau agen “teroris” berupa Gerakan Jihad Islam Palestina, untuk menyerang Israel yang dia sebut sebagai “sekutu besar” AS.

“Iran menggunakan proksi teroris Jihad Islam Palestina untuk menyerang sekutu besar kami, Israel,” cuit Pompeo di akun Twitter resminya, Sabtu (16/11/2019)

Dia menambahkan,”Iran tidak menginginkan perdamaian di kawasan itu. Ia tidak ingin rakyat Palestina makmur. Ia menginginkan lebih banyak konflik,”

Baca: Deklarasi Konferensi Persatuan Islam Tegaskan Isu Palestina Tetap Menjadi Prioritas Umat Islam

Dia lantas menyatakan, “Hingga kita mengatasi ancaman Iran, siklus kekerasan akan berlanjut.”

Menanggapi cuitan Pompeo, juru bicara Jihad Islam Musab al-Barim mengatakan kepada kantor berita Turki, Anatolia, bahwa pihaknya “bekerja di Palestina untuk mempertahankan Palestina, rakyatnya, dan situs-situs sucinya dari agresi Israel yang berkelanjutan dalam beberapa dekade terakhir.”

Baca: Pemimpin Revolusi Iran Jelaskan Makna Pemusnahan Israel

Dia menuding AS dengan menegaskan, “Amerika adalah sponsor dan pengekspor terorisme di dunia, dan Jihad Islam berdiri di hadapan rezim pendudukan (Israel), yang selalu memulai dengan agresi terhadap rakyat kita dan kesucian kita.”

Musab al-Barim melanjutkan, “Apa yang dilakukan oleh Poros Resistensi adalah sah secara hukum, kemanusiaan, dan nasional, serta merupakan teladan bagi semua orang yang berjuang untuk negeri mereka dan hak-hak mereka melawan pendudukan.”

Baca: Jihad Islam: Jari Kami Siap Menarik Pelatuk Senapan

Seperti diketahui, Jihad Islam Palestina belakangan terlibat konfrontasi sengit dengan Israel menyusul serangan teror Israel yang menggugurkan seorang komandan senior Jihad Islam, Baha Abu al-Ata, dan istrinya. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*