Kandahar, LiputanIslam.com –   Sedikitnya 11 warga sipil tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat ledakan bom pinggir jalan di provinsi Kandahar, Afghanistan, Senin (15/7/2019).

Kepala kepolisian provinsi Kandahar, Tadin Khan, menyebut ledakan itu sebagai serangan teror yang terjadi sekitar pukul 02:00 malam waktu setempat ketika sebuah truk penuh penumpang menggilas bom pinggir jalan yang ditanam oleh kelompok militan Taliban.

“Dalam ledakan itu, 11 orang gugur dan 34 lainnya terluka. Perempuan dan anak-anak termasuk di antara korban, ”ujar Khan.

Baca: Bloomberg: Sanksi AS atas Turki akan Diumumkan Minggu Depan

Juru bicara militer Afghanistan Ahmad Sadiq Esa mengkonfirmasi jumlah korban tersebut, sementara Gubernur Kandahar Hayatullah Hayat meningkatkan jumlah korban tewas menjadi 13. Menurut Hayat,  insiden itu terjadi di daerah Darzab di distrik Khakrez di provinsi tersebut, dan pelakunya adalah Taliban.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Kelompok Taliban yang dituduh sebagai pelakunya belum berkomentar atas insiden yang terjadi di tempat kelahirannya itu.

Baca: Pasukan Saudi Gantikan Posisi Pasukan UEA Yang Ditarik dari Yaman

Insiden itu terjadi dua hari setelah Taliban mengklaim serangan bom lainnya di sebuah hotel di Qala-e-Naw, ibu kota provinsi Badghis, yang menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai hampir selusin lainnya, yang sebagian besar adalah pasukan keamanan. (mm/presstv/aljazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*