Washington, LiputanIslam.com –  Sebanyak 240 anggota Kongres AS telah menandatangani surat yang memperingatkan konsekuensi dari potensi konflik antara Libanon dan Israel, dan mendesak Sekjen PBB Antonio Guterres agar menggalang gerakan internasional anti kelompok pejuang  Hizbullah yang berbasis di Libanon

Para anggota parlemen dari Partai Demokrat dan Republik dalam surat bertanggal 18 November 2019 itu sama-sama menyatakan “rihatin atas berlanjutnya pelanggaran serius terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 dan bahaya yang ditimbulkannya terhadap sekutu kami, Israel, di perbatasan utara.”

Baca: Israel Bersiaga Mengantisipasi “Serangan Balasan” Iran

Surat itu mengklaim bahwa Hizbullah dengan bantuan Iran memiliki gudang senjata mematikan, yang sejauh ini mencakup 150.000 rudal yang ditujukan untuk memerangi Israel, serta menghabiskan puluhan miliar dolar untuk pembangunan struktur militer bawah tanah guna “menyusup ke kota-kota Israel serta menculik dan membunuh warga sipil.”

Baca: PBB Sebut Kondisi Kemanusiaan di Suriah “Tragis”

Surat itu menekankan perlunya pemerintah Libanon segera mengatasi ancaman Hizbullah, dan memperingatkan bahwa kegagalan pemerintah Libanon menjalankan misi ini akan merusak hubungan Libanon dan masyarakat internasional serta meningkatkan risiko bagi rakyat Lebanon dan keamanan Israel. Surat juga menyatakan bahwa Israel berhak “membela diri”. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*