Quds, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Israel,  Israel Katz, melontarkan ancaman kepada Iran dengan pernyataan yang sekaligus juga merendahkan Arab Saudi secara terbuka.

“Israel akan terus mencegah Iran mengambil posisi (di Suriah),… Kami tidak akan terlibat perang atrisi, dan kami bukan Saudi, ” tegas Katz, sembari mengklaim bahwa beberapa roket yang diarahkan ke Israel pada Selasa pagi (19/11/2019) merupakan aksi poros Iran terhadap Israel.

Para pengamat berspekulasi bahwa serangan roket itu, meskipun tidak menjatuhkan korban, merupakan pesan dari Iran bahwa negara republik Islam ini masih dapat menyerang Israel meskipun sedang dilanda gelombang unjuk rasa dan kerusuhan.

Baca: Ayatullah Khamenei: Iran Kalahkan Musuh dalam Insiden Keamanan

Di pihak lain, Israel lantas menanggapi pesan itu dengan ancaman yang dibarengi dengan pelecehan terhadap Saudi, negara yang tak berkutik ketika fasilitas minyaknya mendapat serangan drone dan rudal, yang menurut Saudi, dilancarkan bukan oleh pasukan Yaman, melainkan oleh Iran.

Israel Katz dalam peringatannya kemarin terhadap Iran juga bersumpah bahwa Israel tidak akan membiarkan Iran melancarkan serangan lagi. Dia mengaku prihatin atas adanya ancaman Iran di dekat perbatasan Israel.

Sebelumnya, militer Israel menyatakan bahwa sistem pertahanan udaranya telah merontokkan empat roket yang ditembakkan dari Suriah ke arah Israel. Bersamaan dengan Iran, kantor berita Suriah, SANA, melaporkan adanya suara ledakan di dekat Bandara Damaskus.

Baca: Ledakan Terjadi Dekat Bandara Damaskus, Israel Hadapi Empat Roket dari Suriah

(mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*