TelAviv, LiputanIslam.com –  Militer Israel mengaku telah melancarkan serangan udara ke beberapa sasaran di pinggiran Damaskus, ibu kota Suriah, dengan dalih menggagalkan sebuah operasi “yang akan dilancarkan oleh Korps Garda Revolusi Iran (IRGC)” dan para sekutunya terhadap Israel.

Tentang ini Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Sabtu (24/8/2019), mengatakan, “Dengan upaya besar kami telah menggagalkan serangan terhadap Israel. Iran tidak memiliki pelindung di tempat manapun, dan saya telah memberikan pengarahan kesiapan untuk segala skenario.”

Juru bicara militer Israel Avichai Adraee di Twitter menyatakan, “Telah digagalkan sebuah operasi teror yang hendak dijalankan oleh Brigade Quds Iran dan milisi Syiah terhadap sasaran-sasaran di Israel.”

Baca: NYT: Israel Lancarkan Beberapa Serangan ke Irak

Dia menambahkan bahwa jet-jet tempur Israel telah melancarkan serangan “terhadap sejumlah sasaran teroris di desa Aqarba di tenggara Damaskus… Serangan udara telah dilakukan terhadap para aktivis Brigade Quds Iran dan milisi Syiah yang dalam beberapa hari terakhir ini berniat melancarkan operasi teror terhadap sasaran-sasaran di Israel dari wilayah Suriah.”

Di pihak lain, militer Suriah, Sabtu malam, menyatakan bahwa unit pertahanan udaranya telah mencegat serangan militer Israel di sekitar Damaskus dan menjatuhkan sebagian besar rudal Israel.

Baca: Tentara Suriah Kepung Zona Pantau Pasukan Turki di Selatan Idlib

Media Suriah mengutip pernyataan sumber militer bahwa “tepat pada pukul 23.30 pasukan pertahanan udara Suriah telah mendeteksi sasaran-sasaran penyerang yang datang dari angkasa Golan menuju kawasan sekitar Damaskus, dan segera dilakukan tindakan terhadap serangan ini secara memadai.”

Sumber itu menambahkan, “Sejauh ini sebagai besar rudal Israel telah dihancurkan sebelum mencapai sasarannya.” (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*