Teheran, LiputanIslam.com –  Iran akan mengadakan latihan perang bersama dengan Rusia dan China di Samudra Hindia dengan sandi “Sabuk Keamanan Maritim” pada  27 Desember mendatang.

Komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Muda Hossein Khanzadi menyatakan hal tersebut dalam pertemuan dengan Wakil Kepala Departemen Staf Gabungan China, Mayjen Shao Yuanming, Selasa (3/12/2019).

Keduanya menekankan pentingnya kerja sama militer Iran dan China serta peran efektif kedua negara dalam menjaga keamanan dan perdamaian regional dan internasional.

“Dewasa ini Angkatan Darat dan Angkatan Laut Iran tegas dalam kolaborasinya dengan China. Tujuan strategis telah ditetapkan di tingkat administrasi, dan di tingkat angkatan bersenjata, masalah telah didefinisikan dalam bentuk upaya bersama,” kata Khanzadi.

Baca: Angkatan Laut Iran Mulai Produksi Rudal Jelajah ‘Jask’ Secara Massal

Di pihak lain, Yuanming, mengapresiasi Angkatan Laut Iran sebagai “kekuatan internasional dan strategis,” dan menyebutkan bahwa Beijing percaya pada peningkatan hubungan bilateral angkatan laut kedua negara serta menyerukan untuk saling berbagi pengetahuan di bidang pendidikan, teknis dan penyediaan informasi.

Perwira tinggi Cina ini juga menyebut latihan gabungan angkatan laut tersebut merupakan sebuah pertunjukan mengenai persatuan antara Iran, Cina, dan Rusia.

Baca: Iran Pamerkan Nirawak VTOL Buatannya

Dalam beberapa tahun terakhir, Angkatan Laut Iran telah meningkatkan kehadirannya di perairan internasional untuk melindungi rute laut dan memberikan keamanan bagi kapal dagang dan tanker.

Dalam konteks ini, Angkatan Laut Iran juga telah berhasil menggagalkan beberapa serangan terhadap tanker Iran dan negara-negara lain selama menjalankan misinya di perairan internasional. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*