Teheran, LiputanIslam.com –  Komandan Angkatan Udara Iran Brigjen Alireza Sabahifard mengingatkan negara-negara Arab pesisir Teluk Persia ihwal persekutuan mereka dengan Rezim Zionis Israel, dan menegaskan bahwa Iran sanggup merealisasikan ancamannya jika mendapat serangan.

“Kami tidak mengupayakan perang dan tidak pula membuat-buat konfrontasi, tapi keamanan kawasan merupakan garis merah bagi kami, dan kami tidak akan pernah berbasa-basi dengan siapapun soal ini,” tegasnya, Jumat (30/8/2019).

Dia menekankan keharusan negara-negara Teluk Persia menjamin sendiri keamanan kawasan ini tanpa campur tangan pasukan asing.

Sabahifard kemudian mengingatkan apa yang disebutnya “aliansi pertunjukan” dan “keberadaan Rezim Zionis di Teluk Persia” sebagai pembangkit ketegangan yang tidak akan mendatangkan apa-apa kecuali kekacauan di kawasan ini.

Baca: Iran Ancam Gempur Pangkalan AS di Emirat dan Qatar

Dia mengimbau para penguasa negara-negara Arab Teluk Persia agar meninjau kembali kebijakan keamanan mereka, dan supaya mereka tidak sekali-kali bersekutu dengan “kaum Zionis, musuh umat Islam.”

Dia menambahkan, “Peralatan perang musuh sekarang terhenti sejauh 200 mil dari Selat Hormuz tanpa berani mendekat, satu hal yang menunjukkan tingginya level kekuatan Angkatan Bersenjata Iran, yang berjalan di jalur Wilayatul Faqih dan pengarahan bijaksana Pemimpin Besar Revolusi (Grand Ayatullah Sayid Ali Khamenei).”

Baca: Iran Mengaku Punya Senjata Rahasia yang akan Dipakai Jika Terpaksa

Dia juga menegaskan, “Musuh tahu persis bahwa mereka tak dapat menjajal kesiapan militer Republik Islam Iran, dan kesalahan pertama mereka akan menjadi kesalahan terakhir yang keluar dari mereka.” (mm/alalam/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*