makam Imam Husein di Karbala

Teheran, LiputanIslam.com –  Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran, Kamis (3/10/2019), merilis pernyataan berisi imbauan kepada para calon peziarah Iran menunda keberangkatan mereka ke Irak sampai situasi keamanan di Negeri 1001 Malam itu pulih .

“Sembari menekankan pentingnya pawai akbar peringatan Arba’in (40 hari kesyahidan Imam Husain ra)  dan perlunya penyelenggaraan rapat akbar ini, Kementerian Luar Negeri menyerukan umat Iran yang setia … untuk menunda kunjungan mereka ke Irak sampai ketenangan negara ini pulih, dan untuk mengindahkan peringatan para pejabat politik dan keamanan ini,” bunyi pernyataan itu.

Kemlu Iran mengaku optimis pemerintah dan bangsa Irak akan bekerja dengan semua kelompok, partai dan tokoh, terutama ulama dan otoritas agama dan pemimpin politik lainnya untuk meredakan ketegangan situasi yang terjadi akibat gelombang unjuk rasa dan kerusuhan sejak Selasa lalu.

Baca: Janjikan Perubahan, PM Irak Siap Dialog Dengan Pengunjuk Rasa

“Kementerian Luar Negeri (Iran) yakin bahwa bangsa dan pemerintah Irak tidak akan membiarkan kelanjutan gerakan-gerakan tertentu yang merugikan rakyat Irak dan tidak akan membiarkan orang asing mengambil keuntungan dari situasi ini,” lanjutnya.

Ulama senior Iran Ayatollah Mohammad Emami-Kashani dalam khutbah Jumatnya menyatakan AS dan Israel memicu kerusuhan di Irak untuk mengganggu peringatan Arba’in.

Baca: AS Bermain di Balik Kerusuhan Irak

“Musuh sekarang bertekad melawan bangsa Islam. Amerika dan Zionisme … menyasar Arba’in dan Irak, dan menimbulkan masalah karena sulit bagi mereka untuk menerima kehadiran jutaan (peziarah) di Karbala,” ungkap Emami-Kashani, Jumat (4/10/2019).

Gelombang unjuk rasa dan kerusuhan melanda Baghdad dan beberapa kota Irak lainnya ketika jutaan peziarah sedang bersiap untuk melakukan perjalanan ke kota suci Irak Najaf dan Karbala untuk menghadiri momen Arba’in yang menandai peringatan ke-40  kesyahidan cucunda Rasul saw, Imam Husain ra. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*