London, LiputanIslam.com –   Di tengah ketegangan antara AS dan Inggris di satu pihak dan Iran di pihak lain, London mengaku akan mengirim kapal perang ketiganya ke Teluk Persia pada akhir tahun ini.

Kementerian Pertahanan Inggris, Selasa lalu (16/7/2019) menyatakan bahwa HMS Kent, kapal fregat tipe 23, akan dikerahkan ke Teluk Persia “pada September” mendatang sebagai bagian dari operasi untuk memastikan bahwa Inggris mempertahankan keberadaannya untuk keamanan maritim yang berkelanjutan di kawasan strategis tersebut.

Pengumuman itu dinyatakan di tengah eskalasi ketegangan antara London dan Teheran terkait dengan penahanan kapal tanker minyak Iran oleh pasukan maritim Inggris di Gibraltar.

Baca: Iran Desak Inggris Tidak Melakukan “Permainan Berbahaya”

Namun, Kementerian Pertahanan Inggris menekankan bahwa pengerahan itu bukanlah eskalasi dengan dalih “sudah lama direncanakan”.

“Gerakan-gerakan yang telah direncanakan ini tidak mencerminkan eskalasi pada postur Inggris di kawasan dan merupakan rutinitas,” ungkapnya.

Menurut kementerian itu, kapal fregat HMS Montrose Tipe 23 saat ini ada di Teluk Persia, tapi akan menjalani pemeliharaan dan penggantian awak dengan kapal perusak Tipe 45 HMS Duncan yang sedang dalam perjalanan menuju Teluk Persia untuk mengambil alih. Duncan diperkirakan akan tiba minggu depan.

Mengenai penahanan kapal tanker minyak Iran tersebut, Teheran dalam kecaman terhadapnya menyebut tindakan itu sebagai aksi “bajak laut” dan menuntut pembebasannya sesegera mungkin.

Pemimpin Besar Iran Grand Ayatullah Sayid Ali Khamenei pada Selasa lalu bahkan mengingatkan bahwa aksi “pembajakan” tidak akan dibiarkan tanpa balasan.

Baca: Pemimpin Iran: Arogansi Barat Hanya Efektif di Hadapan Negara-negara Lemah

“Inggris yang keji melakukan aksi pembajakan laut dan mencuri kapal kami… Mereka melakukan kejahatan dan membuatnya terlihat legal,” kecamnya.

Dia menambahkan bahwa Iran “tidak akan membiarkan kejahatan ini tanpa respon, dan akan menanggapinya pada waktu dan tempat yang tepat.” (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*